Mereka semuanya ingin melihat dan menyaksikan penyaluran 200 ton gaya horizontal yang pertamakalinya tidak disalurkan melalui batang profil yang letaknya horizontal pada platform KA, namun melalui seluruh badan wagon termasuk atap, pintu dan jendela.
Gaya 200 ton tersebut secara bertahap disalurkan. Ketika beban horizontal mendekati 200 ton, maka atap dan beberapa bagian dinding Gerbang KA berubah bentuknya menjadi bergelombang.
Sambil menggelengkan kepala, komentar dari beberapa pakar pun mulai keluar. Dengan tenang, akhirnya Habibie membuktikan bahwa saluran 200 ton gaya horizontal tersebut sesuai dengan perhitungannya karena penyalurannya harus melalui semua komponen gerbong.
(Widi Agustian)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.