Share

BMKG Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Selat Malaka

Antara, · Selasa 27 September 2022 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 340 2675511 bmkg-imbau-nelayan-waspadai-gelombang-tinggi-di-perairan-selat-malaka-qtqnQj8u5C.jpg Illustrasi (foto: Freepick)

BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh Aceh Utara mengimbau, nelayan mewaspadai gelombang tinggi yang mencapai 2,5 meter di perairan Selat Malaka.

Prakirawan BMKG Stasiun Malikussaleh Aceh Utara, Haifa Rahmi Ilahi mengatakan, gelombang dengan ketinggian lebih dari 2,5 meter berbahaya untuk aktivitas pelayaran.

"Gelombang tinggi yang mencapai 2,5 meter di perairan Selat Malaka cukup berisiko untuk aktivitas nelayan dan pelayaran. Sementara, gelombang di pesisir laut Lhokseumawe terpantau berkisar 0,5 hingga 0,7 meter," katanya, Senin (26/9/2022).

 BACA JUGA:Waspada! BMKG Berikan Peringatan Gelombang Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia

Selain gelombang tinggi, BMKG Stasiun Malikussaleh juga mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan.

"Waspadai perubahan cuaca tiba-tiba dari musim kemarau ke musim hujan. Perubahan cuaca tiba-tiba tersebut berisiko terhadap gangguan kesehatan karena dari suhu rendah tiba-tiba menjadi tinggi," katanya.

 BACA JUGA:BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Sebagian Perairan Indonesia

Menyangkut kondisi cuaca di wilayah timur Aceh beberapa hari ke depan, Haifa Rahmi mengatakan pada pagi hari diprakirakan cerah berawan. Sementara, sore dan malam hari cenderung hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

"Cuaca tersebut cenderung lebih rendah di wilayah pegunungan seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah. Untuk suhu, berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celcius," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Saat musim peralihan seperti ini, kata Haifa Rahmi, cuacanya tidak menentu, karena perubahan siklus musim peralihan dan berkemungkinan terjadi fenomena-fenomena lainnya yang memengaruhi kondisi cuaca.

Cuaca panas terik dan hujan, kata dia, mungkin terjadi akibat adanya perpindahan arah angin yang mengakibatkan pertumbuhan awan.

Sedangkan kecepatan angin di wilayah timur dan tengah Aceh beberapa hari ke depan, menurut dia, diprediksi rata-rata pada kisaran 10 kilometer per jam. Sementara pada sore hari ada kemungkinan meningkat hingga menjadi 20 kilometer per jam karena adanya pertumbuhan awan.

"Kecepatan angin yang mencapai 20 kilometer per jam ini memang kecepatannya di atas normal dan rawan terjadi angin puting beliung," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini