Share

Sampaikan Belasungkawa Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil: Harus Evaluasi Total

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 02 Oktober 2022 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 525 2679149 sampaikan-belasungkawa-tragedi-kanjuruhan-ridwan-kamil-harus-evaluasi-total-m85Xq2y6ts.jpg Ridwan Kamil. (Foto: Putra Ramadhani)

BOGOR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan belasungkawa atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Dia mendoakan keluarga korban yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Saya haturkan duka cita mendalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang. Atas nama pribadi saya ucapkan turut berduka cita, atas nama pengemar bola, atas nama pemerintah Jawa Barat. Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Ridwan Kamil di Rumpin, Kabupaten Bogor, Minggu (2/10/2022).

Ridwan Kamil mengatakan, tragedi ini adalah tragedi olahraga kedua terbesar di dunia. Tentu, hal ini sangat tidak membanggakan untuk bangsa Indonesia.

 

"Ini adalah tragedi olahraga kedua terbesar. Kalau jumlah korbannya 127 itu atau lebih itu akan membuat tragedi ini kedua terbesar di dunia. Sesuatu yang sangat kita tidak banggakan," ujarnya.

Karena itu, dirinya berharap agar ada evaluasi secara total atau menyeluruh terkait tragedi ini. Soyogianya, sepak bola adalah olahraga yang menggembirakan.

Baca juga:  Tragedi Kanjuruhan, Mayoritas Korban Tewas Alami Benturan di Kepala dan Dada

"Harus evaluasi total. Satu, tujuan olahraga bergembira ya, bahwa di olahraga itu diwarna-warna jadi klub daerah silakan saja. Tapi jangan melebihi tujuan dari olahraga itu sendiri. Kedua harus punya sifat bijakasana. Kalau menang ya didukung, kalau kalah juga didoakan. Bukan sebaliknya, melampiaskan kekalahan," ungkapnya.

Kemudian teknis manajemen terkait pertandingan malam hari. Karena bisa berdampak terhadap pengamanan jalannya pertandingan sepak bola.

"Teknis manajeman, pertadingan malam hari ya. Jadi pengamanan agak repot mudah-mudahan jangan selalu dipaksakan atas nama rating TV dalam mendapatkan prime tayang," harapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Termasuk penggunaan gas air mata yang seharusnya tidak terjadi. Pada intinya, dirinya mendukung upaya yang telah disampaikan juga oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait tragedi tersebut.

"Terkakhir, pengamanan terutama gas air mata yang seharusnya tidak terjadi dan sebagainya. Intinya sudah disampaikan pak Presiden, kira turut berduka dulu lah ya. Jangan mikirin main dulu, sementara kita sedang berduka. Pertandingan ditunda dulu sampai waktu yang pas sampai normal lagi," tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini