Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tragedi Kanjuruhan, Menko PMK: Polisi Sedang Melakukan Investigasi Fakta di Lapangan

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 03 Oktober 2022 |01:02 WIB
Tragedi Kanjuruhan, Menko PMK: Polisi Sedang Melakukan Investigasi Fakta di Lapangan
Menko PMK, Muhadjir Effendy (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan pihak Kepolisian sedang melakukan investigasi fakta di lapangan pasca tragedi kerusuhan suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).

Muhadjir pun telah menjenguk para korban yang tengah dirawat sejumlah rumah sakit yakni di RS Kepanjen dan RS Saiful Anwar Malang. “Tadi pagi (2/10) saya menjenguk para korban tragedi Stadiun Kanjuruhan Malang di RS Kepanjen dan RS Saiful Anwar Malang,” dikutip dari laman media sosial pribadinya, Minggu (2/10/2022).

Muhadjir mengatakan pemerintah menyesalkan dan prihatin atas terjadinya tragedi ini. Sementara itu, dia mengatakan dari data terakhir yang diperoleh saat ini sebanyak 130 orang menjadi korban jiwa. “Pemerintah menyesalkan dan prihatin atas terjadinya tragedi yang memakan korban jiwa mencapai 130 orang.”

Sementara itu, Muhadjir memastikan bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi Jawa Timur, dan Kabupaten Malang akan memberikan santunan bagi korban yang meninggal.

“Pemerintah pusat, provinsi Jawa Timur dan kabupaten Malang akan memberikan santunan bagi korban yang meninggal. Sementara korban luka diberikan layanan gratis,” katanya.

Muhadjir pun memastikan saat ini pihak Kepolisian sedang melakukan investigasi fakta-fakta di lapangan terkait tragedi ini. “Saat ini polisi sedang melakukan investigasi fakta di lapangan, termasuk mengumpulkan bukti dan keterangan semua pihak.”

“Kita semua berharap agar tragedi ini tidak terulang kembali,” tegas Muhadjir.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement