Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keluarga Brigadir J Bakal Hadir di Persidangan Kasus Ferdy Sambo

Riana Rizkia , Jurnalis-Kamis, 06 Oktober 2022 |06:32 WIB
Keluarga Brigadir J Bakal Hadir di Persidangan Kasus Ferdy Sambo
Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak/ Foto: Ari Sandita
A
A
A

JAKARTA - Pengacara Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa keluarga Brigadir J akan menghadiri sidang kasus pembunuhan berencana yang diotaki Ferdy Sambo.

"Keluarga brigadir J masuk semua, ada 11 orang," kata Kamaruddin saat dihubungi, Rabu (5/10/2022).

Nantinya, kata Kamaruddin, sebelas anggota keluarga Brigadir J yang dihadirkan dalam persidangan akan turut diperiksa.

 BACA JUGA:Merasa Dirugikan, Warga Gerebek Agen Oli Palsu di Musi Banyuasin

"Betul, betul (diperiksa juga)," katanya.

Sebelum menyampaikan soal kehadiran keluarga Brigadir J dalam persidangan, Kamaruddin sempat menyinggung permintaan maaf Ferdy Sambo ke keluarga almarhum.

Berikut ucapan maaf Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo kepada ibu dan bapak Brigadir J.

 BACA JUGA:Lokasi SIM Keliling Hari Ini, Buka hingga Pukul 14.00 WIB

"Saya siap untuk menjalani semua proses hukum, istri saya sangat tidak bersalah tidak melakukan apa-apa. Saya menyampaikan permohonan maaf terhadap pihak-pihak terdampak atas peristwia saya, termasuk bapak dan ibu dari Joshua," katanya di Kejaksaan Agung, Rabu (5/10/2022).

Kamaruddin mengatakan, permohonan maaf Ferdy Sambo tersebut sudah terlambat. Padahal, kata Kamaruddin, dirinya sudah lama menunggu ucapan itu keluar dari mulut Ferdy Sambo dan istrinya yakni Putri Candrawathi.

"Ya sudah terlambat, kan nanti di persidangan, kan kita beri keterangan supaya dia diberikan kesempatan untuk bertobat ya," katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (5/10/2022).

Bahkan, kata Kamaruddin, jika keduanya meminta maaf sejak awal kasus pembunuhan mencuat, dirinya akan membantu untuk meringankan hukuman.

Namun, karena Sambo tak kunjung melontarkan maaf, dan terus membuat pernyataan bohong, Kamaruddin pun merasa jengkel, dan memilih untuk terus melawan.

"Itu yang saya tunggu-tunggu selama ini, kalau dia minta maaf dan tidak membuat fitnah-fitnah kan bisa saya bantu dia. Misalnya dari awal dia mengatakan saya menyesal, saya khilaf, saya emosi, atau saya terhasut oleh anak buah saya misalnya. Pasti saya bantu," katanya.

"Tapi karena dia terus membuat alibi palsu, ya kita hajar terus. Tapi kalau dia sadar dan bertobat saya janji saya akan bantu dia," sambungnya.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement