Share

Tim Trauma Healing Disiapkan untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 519 2681523 tim-trauma-healing-disiapkan-untuk-korban-tragedi-kanjuruhan-DdSrnRkpYM.jpg Bupati Malang Sanusi (Foto: Avirista Midaada)

MALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyiapkan tim trauma healing untuk para korban Tragedi Kanjuruhan beserta keluarganya. Layanan ini bagian dari layanan ke masyarakat, selain pemulihan luka para korban.

"Iya (ada tim trauma healing). Nanti dibantu oleh dinas kesehatan provinsi maupun persatuan dokter Indonesia. Kemarin sudah disiapkan," ucap Bupati Malang Sanusi, pada Rabu (5/10/2022).

BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Apresiasi Aremania dan Masyarakat Berikan Informasi 

Bupati mengatakan, selain tim trauma healing ini, pihaknya juga masih membuka pusat informasi korban Tragedi Kanjuruhan Malang. Hal ini untuk memastikan sejumlah informasi jika ada masyarakat yang belum ditemukan pasca Tragedi Kanjuruhan.

"Krisis center di Dinkes masih terus berjalan, masih dibuka. Semua kondisinya membaik yang ada di rumah sakit," ujarnya.

 

Bupati memastikan seluruh biaya perawatan korban luka yang ada di rumah sakit wilayah Kabupaten Malang gratis dan ditanggung Pemkab Malang. Sedangkan korban luka yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang ditanggung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

"Saya berharap kepada masyarakat atau korban dari Kanjuruhan ini, kalau yang masih ada di rumah, merasa punya keluhan, merasa masih tidak enak silahkan datang ke Rumah Sakit Kanjuruhan atau ke RSSA. Biaya semuanya gratis. Kalau yang di Kabupaten Pemkab yang menanggung. Kalau yang di RSSA itu Gubernur," tuturnya.

BACA JUGA:Fakta Baru! Tragedi Kanjuruhan, Ditemukan CCTV Polisi Diserang saat Evakuasi 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Hingga Rabu petang, kata Sanusi, ada 131 orang meninggal dunia dari korban tragedi Kanjuruhan Malang. Namun, ada satu laporan korban asal Wajak, Kabupaten Malang yang tengah dicocokkan identitasnya.

Tragedi Kanjuruhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Di mana, pertandingan dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 - 3. Kemudian, para suporter merangsek masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.

Akibat kejadian tersebut, ratusan jiwa meninggal dunia. Tak hanya itu ada ratusan korban luka yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Malang dan Kota Malang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini