Di sisi lain Aremania Kota Batu Dadang Indarto menjelaskan, penjual dawet itu bukan berada di area dalam stadion dan tentu ia tak tahu persis seperti apa kejadiannya. Ia pun mengaku tak mempedulikan keterangan penjual dawet yang dinilai kurang etis.
"Kenapa kita harus menghiraukan kejadian pernyataan penjual dawet. Kita minta jawaban yang objektif, informasi yang objektif dari pihak kepolisian cuma itu saja," ungkapnya.
"Usut tuntas siapa pelakunya, dan kami Aremania tidak peduli berita-berita yang ada di luar Kami tidak akan meng-counter, yang kita counter pernyataan dari Kapolda, Kapolres, dari Kapolri. Kalau berita-berita dari orang-orang yang gak jelas Kami tidak akan meng-counter percuma buang tenaga," tambahnya.
(Khafid Mardiyansyah)