Share

Brutal! Komplotan Mata Elang Tusuk Warga hingga Kritis saat Tarik Kendaraan di Jalan

Agung Bakti Sarasa, Koran Sindo · Kamis 06 Oktober 2022 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 525 2682115 brutal-komplotan-mata-elang-tusuk-warga-hingga-kritis-saat-tarik-kendaraan-di-jalan-NnOMTVGOQA.jpg Foto: MNC Portal

BANDUNG - Komplotan penagih utang (debt collector) mengeroyok nasabahnya di Kota Bandung, Jawa Barat. Selain dikeroyok, korban juga ditusuk hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kejadian brutal itu bermula saat korban yang bernama Dedi Supriadi bertemu dengan empat orang debt collector atau mata elang yang berupaya menarik kendaraan roda empat milik korban.

(Baca juga: Meresahkan, Polisi Sisir Kelompok Debt Collector di Wilayah Kelapa Gading)

Korban yang tak terima kendaraannya akan diambil paksa itu sempat beradu mulut dengan komplotan debt collector sadis itu. Dipicu adu mulut, para pelaku kemudian mengeroyok korban.

Bahkan, salah satu debt collector berinsial J tiba-tiba menghujamkan senjata tajam ke arah punggung korban hingga korban mengalami luka tusuk cukup parah.

"Gegara adu mulut, berargumen, kemudian pelaku menusukan senjata tajamnya ke bagian punggung korban. Selanjutnya korban ini dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," ungkap Kapolsek Bojongloa Kaler, Kompol Aam Hadian di Mapolsek Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Kamis (6/10).

Aam melanjutkan, peristiwa pengeroyokan disertai penusukan tersebut terjadi di Kecamatan Bojongloa Kaler, Sabtu (24/9/2022) lalu sekitar pukul 12.30 WIB.

"Motifnya pelaku ingin menarik mobil korban dan mereka sempat adu mulut, adu argumen dulu," imbuhnya.

Peristiwa penganiayaan di siang bolong tersebut mengakibatkan korban mengalami lebam di bagian muka dan luka tusukan di bagian punggungnya.

"Kalau luka itu memar di bagian wajah, luka tusuk di punggung bagian kiri. Kondisi korban setelah dirawat di rumah sakit selama 5 hari berangsur pulih, tetapi tetap kami pantau," tuturnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Lebih lanjut Kompol Aam melanjutkan, usai menerima laporan dari korban, pihaknya langsung bergerak cepat menangkap para pelaku dan berhasil mengamankan J.

Namun, tiga pelaku lainnya yang berinsial D, R, dan RL kini masih dalam perburuan. Dia memastikan, para pelaku bakal ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kami masih memburu tiga orang debt collector yang ikut terlibat pengeroyokan dan penusukan ini," tegasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku bakal dijerat Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman sembilan tahun penjara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini