Latihan angkatan laut melibatkan kapal induk AS Ronald Reagan dan kelompok penyerangnya. Pasukan angkatan laut Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat juga melakukan latihan bersama sebelum itu.
Setelah pernyataan Korea Utara pada Senin, kantor Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengatakan "penting untuk secara akurat mengenali tingkat keparahan masalah keamanan di Semenanjung Korea dan Asia Timur Laut untuk mempersiapkan diri dengan baik," kata seorang pejabat seperti dikutip.
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida secara terpisah mengutuk peluncuran rudal Pyongyang baru-baru ini dan berjanji untuk bekerja menuju "denuklirisasi lengkap Korea Utara sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB."
"Serangkaian rudal balistik (peluncuran) dan berbagai tindakan provokatif ini jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan sama sekali tidak dapat diterima," kata Kishida kepada wartawan ketika dimintai komentar atas pernyataan Senin.
Pasukan PBB yang dipimpin AS secara teknis masih berperang dengan Korea Utara karena Perang Korea 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata daripada perjanjian damai.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.