Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Solusi dari Prabowo Terkait Terancamnya Pasokan Pupuk Akibat Perang Rusia-Ukraina

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |14:44 WIB
Solusi dari Prabowo Terkait Terancamnya Pasokan Pupuk Akibat Perang Rusia-Ukraina
Prabowo Subianto (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

MAGELANG - Prabowo mengajak warga Dusun Butuh, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), untuk mengembangkan peternakan sapi dan kambing, selain membangun pariwisata dan pertanian sayur-mayur. Alasannya, akan banyak manfaat yang dihasilkan.

Salah satunya, terang Prabowo, kotoran ternak dapat diolah menjadi pupuk kandang. Menurutnya, ini penting digalakkan mengingat Indonesia masih mengimpor bahan baku pupuk dari Rusia dan terancam akan defisit karena sedang terlibat perang dengan Ukraina.

"Kotorannya (hewan ternak) bisa pengganti pupuk karena mungkin tahun depan, pupuk akan sulit karena pupuk bahan bakunya dari Rusia. Kalau Rusia perang, enggak bisa dijual ke luar," katanya saat berkunjung ke Dusun Butuh, Minggu (9/10/2022).

Prabowo melanjutkan, ternak sapi dan kambing juga penting dilakukan karena susu yang dihasilkan mengandung protein yang bermanfaat bagi otak, otot, dan tulang anak-anak. "Susu juga bisa dijual ke kota."

Menurutnya, kondisi di Dusun Butuh sangat layak untuk mengembangkan peternakan. Disarankan Prabowo peternakan diperkuat dengan keberadaan koperasi.

"Kalau sendiri-sendiri, tiap rumah satu (hewan ternak), susah ngawasinnya. ngumpulin. (Kalau ramai-ramai dalam koperasi) nanti dikasih cip di telinga sapinya, jadi ketahuan ini punya siapa. Kalau punya anak, nanti dikasih ke yang belum punya sampai semua warga punya sapi," tuturnya.

“Harus dikelola secara kelompok, sehingga dokter hewan bisa cek seminggu sekali supaya jangan ada penyakit," pungkasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement