Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serangan Rusia Terus Berlanjut, Drone Hantam Ibu Kota Ukraina dan Rudal Bombardir 40 Pemukiman

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 14 Oktober 2022 |12:46 WIB
Serangan Rusia Terus Berlanjut, Drone Hantam Ibu Kota Ukraina dan Rudal Bombardir 40 Pemukiman
Serangan rudal Rusia hantam Kyiv, Ukraina (Foto: AFP)
A
A
A

UKRAINA - Pejabat-pejabat Ukraina, pada Kamis (13/10/2022), mengatakan bahwa wilayah ibu kota negara itu dihantam drone buatan Iran yang dioperasikan pasukan Rusia. Militer Ukraina mengatakan dalam sehari terakhir, rudal Rusia telah menghantam 40 permukiman berbeda di berbagai penjuru negara itu.

Wakil Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina Kyrylo Tymoshenko mengatakan pesawat tak berawak menghantam "fasilitas infrastruktur penting" di sekitar Kyiv. Para pejabat menggambarkan drone itu sebagai pesawat kamikaze, yang membawa bahan peledak dan menabrakkan diri ke sasaran.

Baca juga: Mencoba Masuk ke Dalam Pikiran Presiden Rusia, Apa yang Dipikirkan dan Direncanakan Putin?   

Dikutip VOA, Wali Kota Mykolaiv, Oleksandr Sienkovych, pada Kamis (13/10/2022) malam, juga melaporkan serangan terhadap kota di Ukraina selatan itu. Serangan menghancurkan gedung apartemen lima lantai.

Baca juga: Belanda Kirim Rudal Pertahanan Udara Rp223 Miliar ke Ukraina, Kanada Beri Bantuan Militer Rp522 Miliar

Serangan-serangan udara itu terjadi sementara mitra-mitra Ukraina mengupayakan pasokan pertahanan udara tambahan ke negara itu.

Inggris pada Kamis (13/10/2022) mengumumkan akan mengirim roket yang mampu menembak jatuh rudal jelajah ke Ukraina. Hal ini dijanjikan Inggris saat para menteri pertahanan NATO berkumpul di Brussels untuk membahas dukungan bagi militer Ukraina.

Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika, Jenderal Mark Milley, menuduh Rusia melakukan kejahatan perang dengan serangan-serangannya baru-baru ini. Dia mengatakan bahwa Rusia “telah meningkatkan serangan terhadap infrastruktur sipil, pembangkit listrik, dan bendungan. Rusia dengan sengaja menyerang infrastruktur sipil untuk menyusahkan warga sipil.

Mereka telah menarget orang tua, perempuan, dan anak-anak Ukraina. Serangan tanpa pandang bulu dan sengaja menarget warga sipil adalah kejahatan perang dalam aturan perang internasional.”

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan serangan-seragan rudal Rusia minggu ini di kota-kota di seluruh Ukraina, termasuk ibu kota, Kyiv, adalah respons langsung terhadap pemboman truk pada Sabtu (8/10/2022) lalu.

Serangan bom itu menghancurkan bagian dari Jembatan Kerch yang strategis, yang menghubungkan daratan Rusia dengan Semenanjung Krimea. Rusia diketahui mencaplok semenanjung itu pada 2014.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement