Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PBB: Rusia Gunakan Rudapaksa Sebagai Strategi Militer di Ukraina, Catat Lebih 100 Kasus Rudapaksa

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 15 Oktober 2022 |17:14 WIB
PBB: Rusia Gunakan Rudapaksa Sebagai Strategi Militer di Ukraina, Catat Lebih 100 Kasus Rudapaksa
Utusan PBB untuk kekerasan seksual dalam konflik Pramila Patten (Foto: Xinhua)
A
A
A

RUSIASeorang utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada minggu ini mengatakan Rusia menggunakan pemerkosaan dan kekerasan seksual sebagai bagian dari “strategi militernya” di Ukraina.

Klaim tersebut mengikuti data yang dirilis panel ahli PBB baru-baru ini yang memverifikasi "lebih dari seratus kasus" pemerkosaan atau insiden kekerasan seksual yang dilaporkan di Ukraina sejak Februari lalu.

“Ketika Anda mendengar wanita bersaksi tentang tentara Rusia yang dilengkapi dengan Viagra, itu jelas merupakan strategi militer,” kata Pramila Patten, Perwakilan Khusus PBB untuk Kekerasan Seksual dalam Konflik, dalam sebuah wawancara dengan AFP, Kamis (13/10/2022).

Baca juga: Dukung Resolusi PBB, RI Kutuk Rusia Caplok 4 Wilayah Ukraina

Dia menambahkan bahwa banyak kasus yang melibatkan anak-anak dan juga mengatakan bahwa jumlah sebenarnya dari korban kemungkinan akan jauh lebih tinggi daripada angka resmi yang disarankan karena kejahatan seksual sering "dilaporkan."

“Ada banyak kasus kekerasan seksual terhadap anak yang diperkosa, disiksa dan diasingkan,” kata Patten.

Baca juga: PBB: Rusia Caplok 4 Wilayah Ukraina Adalah Ilegal, Desak Cabut Deklarasi Pencaplokan 

“Saya tidak berhenti sejak Februari untuk menekankan pentingnya memiliki penyelidikan yang kredibel terhadap kasus-kasus kekerasan ini.”

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement