Beberapa penemu lainnya juga bekerja untuk menjadikan penggunaan listrik seperti sekarang ini, yaitu James Watt, Andre Ampere, dan Georg Ohm.
Jadi, bukan hanya satu orang saja yang menemukan listrik. Konsep listrik telah dikenal selama ribuan tahun dan ada beberapa pemikir hebat yang merancang energi tersebut untuk menghasilkan kebermanfaatan.
Meskipun listrik dikembangan oleh banyak ilmuwan dan peneliti, Michael Faraday lah yang ditetapkan sebagai Bapak Listrik di dunia. Ia menjadi salah satu ilmuwan terbesar dalam sejarah dan berasal dari keluarga yang sangat miskin. Prestasinya luar biasa di tengah gempuran ilmuwan yang lahir dari keluarga kaya.
Melansir dari BBC, Michael Faraday lahir pada 22 September 1791 di London, Inggris. Dia adalah anak ketiga dari James dan Margaret Faraday. Ayahnya adalah seorang ahli besi yang menderita kesehatan buruk. Sebelum menikah, ibunya adalah seorang pelayan. Keluarga itu hidup dalam tingkat kemiskinan.
Ketika berusia 14 tahun, dia magang di penjilid buku lokal dan selama tujuh tahun berikutnya, ia mulai tertarik dan membaca buku-buku tentang berbagai mata pelajaran ilmiah. Pada tahun 1812, Faraday menghadiri empat kuliah yang diberikan oleh ahli kimia Humphry Davy di Royal Institution. Faraday kemudian menulis surat kepada Davy meminta pekerjaan sebagai asistennya. Davy menolaknya, tetapi pada tahun 1813 menunjuknya ke pekerjaan asisten kimia di Royal Institution.
Setahun kemudian, Faraday diundang untuk menemani Davy dan istrinya dalam tur Eropa selama 18 bulan, mengunjungi Perancis, Swiss, Italia, dan Belgia dan bertemu banyak ilmuwan berpengaruh. Sekembalinya mereka pada tahun 1815, Faraday terus bekerja di Royal Institution, membantu eksperimen untuk Davy dan ilmuwan lainnya.