Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dekat dengan Raden Wijaya, Lembu Sora Lolos dari Ancaman Hukuman Mati

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 20 Oktober 2022 |05:33 WIB
Dekat dengan Raden Wijaya, Lembu Sora Lolos dari Ancaman Hukuman Mati
Kedekatan Lembu Sora dengan Raden Wijaya membuatnya lolos dari hukuman. (Ilustrasi/Ist)
A
A
A

LEMBU Sora merupakan abdi dalem sekaligus pendamping yang setia kepada raja pertama Majapahit yakni Raden Wijaya. Kedekatannya dengan sang raja membuat Lembu Sora lolos dari sejumlah rangkaian hukuman.

Salah satunya kisah setelag ia menikam Kebo Anabrang hingga tewas, yang tengah melawan biang keladi pemberontakan Ranggalawe. Sebab, Lembu Sora saat itu konon tak berdaya melihat keponakannya dipiting oleh Kebo Anabrang.

Kala itu Raden Wijaya sebagaimana dikisahkan Prasetya Ramadhan, pada buku "Sandyakala di Timur Jawa 1042 - 1527 M Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Hindu dari Mataram Kuno II hingga Majapahit", tak pernah ambil pusing dengan tindakan Lembu Sora. Padahal menurut undang-undang Kutara Manawa Dharmsastra, yang dijadikan pegangan dalam pemerintahan Majapahit, Lembu Sora seharusnya dihukum mati berdasarkan pasal astadusta.

Lembu Sora menjadi pembicaraan di istana Majapahit, sikap Raden Wijaya dituding tak adil. Namun lambat laun, pembicaraan itu mulai meredup. Bahkan setelah itu hubungan antara Raden Wijaya dengan Lembu Sora kian baik.

Pada teks Panji Wijayakrama menunjukkan betapa hubungan kedua orang itu tak pernyataan terpisahkan. Terutama sejak pertempuran mereka melawan serbuan penguasa Gelang-gelang, Jayakatwang ke Singasari. Pada berbagai kesempatan, Lembu Sora selalu memberikan nasihat bijak kepada Raden Wijaya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement