Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral Video Bocah Perempuan Terbaring Lemas di RS Akibat Gagal Ginjal Akut, Nyawanya Tak Tertolong

Nadilla Syabriya , Jurnalis-Kamis, 20 Oktober 2022 |14:13 WIB
Viral Video Bocah Perempuan Terbaring Lemas di RS Akibat Gagal Ginjal Akut, Nyawanya Tak Tertolong
Kondisi Melody sebelum meninggal dunia. (Foto: TikTok curieloho)
A
A
A

JAKARTA – Belakangan ini beredar informasi bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melarang penjualan obat sirup untuk anak. Kandungan berbahaya yang terdapat pada obat sirup dapat memicu gagal ginjal akut.

Salah satunya yang terjadi pada seorang anak bernama Melody. Ia diketahui telah menjadi korban penyakit gagal ginjal akut yang kini marak terjadi di Indonesia.

"Melody bareng daddy 1 hari sebelum meninggal karena gagal ginjal akut misterius," tulis akun @curieloho yang merupakan ibu kandung balita tersebut.

Dalam video tersebut tampak Melody sedang berbaring dengan selimut berwarna merah. Ia tampak pucat dan tidak berdaya di atas ranjang tidurnya.

Sementara itu, ayahnya masih berusaha mengajak berbicara dengan membisikkan sesuatu ke telinga Melody. Anak itu merespons dengan mata terpejam sambil memberikan senyuman.

Kamera menunjukkan sisi ruangan lain yang memperlihatkan alat infus dan beberapa peralatan rumah sakit semestinya.

Pada video-video sebelumnya, ibu Melody sempat menceritakan awal mula terkena gagal ginjal akut. Ia mengaku sering memberikan anaknya obat sirup pereda demam karena susah minum yang berbentuk tablet.

Baca juga: 22 Kasus Gagal Ginjal Misterius di Sumbar, Lebih dari Setengah Meninggal

Bahkan tangan Melody sempat dingin. Setelah konsultasi ke dokter diberikan antibiotik. Tiga hari berselang, kondisi tidak ada perubahan, sehingga semua obat dihentikan.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut, Melody divonis terkena gagal ginjal akut dan tidak lama setelah dirawat dinyatakan meninggal dunia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement