JAKARTA – Kasus narkoba yang menjerat mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa ikut menarik nama gembong narkoba Freddy Budiman. Freddy diketahui telah dieksekusi mati pada 2016 lalu. Lalu, ada apakah gerangan?
Seperti diketahui, Teddy diduga menjadi pengendali penjualan narkoba seberat lima kilogram. Keterlibatan Teddy terendus setelah tim dari Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya menangkap sejumlah petugas polisi terkait peredaran narkoba.
Baca juga: Terkait Pelanggaran Etik Teddy Minahasa, Polri: Sedang Pemberkasan
Ternyata setelah ditelisik, nama Freddy Budiman muncul setelah seorang warganet @anandabadudu mem-posting berita "Curhat Freddy Budiman Sebelum Dieksekusi: Pernah Suap Personel BNN dan Polri".
Baca juga: 5 Fakta Irjen Teddy Minahasa, Klaim Tidak Pernah Konsumsi dan Jadi Pengedar Narkoba
Postingan tersebut disertai keterangan "Jadi ngerti kenapa Freddy Budiman dibikin mati". Postingan tersebut disukai oleh 56,5 ribu netizen dan di-retweet hingga 17,3 ribu.
Berdasarkan pemberitaan Okezone, Freddy telah berulang kali terjerat kasus penyelundupan narkoba hingga akhirnya dieksekusi mati di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa tengah pada 29 Juli 2016. Berawal dari penemuan 500 gram sabu di kediamannya, Freddy divonis hukuman penjara selama 3 tahun 4 bulan.
Baca Selengkapnya: Nama Freddy Budiman Gembong Narkoba Dieksekusi Mati Mencuat Kembali, Ada Apa?
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.