Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Ungkap Proses Produksi Tembakau Sintetis Rumahan di Garut

Fani Ferdiansyah , Jurnalis-Jum'at, 21 Oktober 2022 |06:29 WIB
Polisi Ungkap Proses Produksi Tembakau Sintetis Rumahan di Garut
Polres Garut ungkap tembakau gorila produksi rumahan (Foto: MPI)
A
A
A

GARUT - Polisi menggerebek tempat produksi tembakau sintetis rumahan di Kabupaten Garut. Produsennya, seorang pemuda asal Peundeuy, Garut, berinisial FF (24), dibekuk di rumahnya saat akan meracik tembakau sintetis.

Ia merupakan DPO Polres Garut dan Polres Bandara Soekarno-Hatta. FF bisa memproduksi tembakau sintetis seorang diri.

Kasat Narkoba Polres Garut AKP Jimmy Sihite memaparkan proses produksi tembakau sintetis buatan tersangka. Dalam proses pembuatan narkoba jenis ini, FF memerlukan serbuk berwarna kuning atau prekusor sebagai bahan kimia campuran pembuatan tembakau sintetis sebanyak 5 gram.

"Kemudian tersangka menyiapkan bahan lain berupa tembakau biasa seberat 200 gram dan cairan ethanol atau alkohol 90 persen sebanyak 10 ml," kata Jimmy Sihite, Jumat (21/10/2022).

Sejumlah peralatan lain pun disiapkan seperti spray air terbuat dari plastik, nampan alumunium, dan kantong plastik. "Setelah alat dan bahan disiapkan, tersangka mencampur serbuk prekusor dengan ethanol atau alkohol 90 persen ke dalam semprotan air. Proses mencampurkannya dilakukan dengan cara dikocok," terangnya.

Baca juga: Simpan Tembakau Sintetis 8,86 Gram, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

Setelah itu, tembakau disiapkan secara merata di atas nampan alumunium. Cairan prekusor dan alkohol 90 persen yang tercampur kemudian disemprotkan ke hamparan tembakau.

Baca juga: Polisi Bongkar Jaringan Home Industry Tembakau Sintetis

"Tembakau yang telah disemprot ini kemudian ditutup dan direkatkan oleh lakban agar kedap udara. Setelah itu didiamkan selama tiga hari untuk mendapatkan hasil tembakau sintetis berkualitas baik," paparnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement