JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diberikan teguran secara lisan oleh DPP PDIP. Hal ini terkait dengan pernyataannya soal nyapres baru-baru ini.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, DPP telah mengeluarkan instruksi perihal masalah komunikasi politik. Ia mengatakan, Ganjar telah melanggar instruksi tersebut.
"Pada 7 Oktober, keluar instruksi dari DPP. Ditandatangani Ibu Megawati sebagai ketua dan saya sebagai Sekjen," kata dia.
Instruksi bernomor 4503/internal/dpp/10/2022 ini, kata Hasto, berisi instruksi, antara lain agar kader tidak sembarangan berbicara mengenai capres.
"Kerena pemilihan capres dan cawapres dilakukan secara hati-hati," tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menjelaskan, pernyataan Ganjar menimbulkan multitafsir, meski tidak melanggar peraturan. Karena itu, Ganjar dikenakan sanksi teguran tertulis.
"Tadi saya sampaikan meski pernyataan tidak melanggar aturan, tapi menimbulkan mutlitafsir. Memberikan sanksi teguran lisan," ujarnya.