Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Lady Evelyn Cobbold, Orang Inggris Pertama Masuk Islam dan Pergi Haji

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Sabtu, 29 Oktober 2022 |06:04 WIB
Mengenal Lady Evelyn Cobbold, Orang Inggris Pertama Masuk Islam dan Pergi Haji
Lady Evelyn. (Foto: Philip Hope-Cobbold)
A
A
A

PULUHAN orang dari Edinburgh, Liverpool, Leicester, dan tempat-tempat lain yang lebih jauh menempuh perjalanan menanjak sejauh 10 kilometer di Gleann Fhiodhaig, Wester Ross, Skotlandia.

Mengutip BBC News Indonesia, mereka datang untuk memberi penghormatan pada Lady Evelyn Cobbold - orang yang dianggap sebagai perempuan mualaf pertama yang lahir di Inggris dan melakukan ibadah haji ke Mekah.

Kegiatan keagamaan itu diselenggarakan oleh The Convert Muslim Foundation, yayasan berbasis di Britania Raya yang memberikan sokongan bagi orang-orang yang baru masuk Islam.

Yayasan tersebut didirikan oleh Batool Al-Toma, seorang mualaf dari Irlandia. Perempuan itulah yang mengundang para mualaf untuk mendaki gunung.

"Sejak saya mendengar tentang Lady Evelyn, saya tertarik pada ceritanya. Dia wanita tangguh yang tidak membiarkan dirinya diremehkan hanya karena dia perempuan," kata Al-Toma.

Tidak lama setelah mereka berjalan, hujan mulai turun. Topi dan tudung tahan air pun menutupi kepala dan hijab.

Seiring angin dan hujan menerpa, para peziarah merenungkan perjalanan terakhir Lady Evelyn di lembah itu menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Ia meninggal pada Januari 1963 pada musim dingin yang lebih dingin dari biasanya dan dikubur di lereng bukit terpencil di perkebunan Glencarron miliknya.

 Baca juga: Melihat Harta Karun Tak Ternilai Irlandia yang Disembunyikan Para Biarawan saat Masa Genting

Dalam pemakamannya, seorang peniup bagpipe yang "gemetaran karena kedinginan" memainkan MacCrimmon's Lament (lagu ratapan Skotlandia untuk orang yang meninggal dunia). Kemudian seorang Imam dari Woking, Surrey melakukan ritual penguburan, menurut kesaksian yang dipublikasikan di situs web Masjid Inverness.

Kaitan dengan Woking itu masih ada. Seorang perwakilan dari masjid di kota tersebut ikut serta dalam ziarah ke kuburan Lady Evelyn hampir 60 tahun kemudian.

Lahir di Edinburgh pada akhir 1800-an, Lady Evelyn menghabiskan masa kecilnya di Skotlandia dan Afrika Utara.

Di Afrika, ia pertama kali mengenal Islam, berkunjung ke masjid bersama kawan-kawannya dari Aljazair.

"Tanpa disadari, dalam hati saya sudah sedikit Muslim," tulisnya di kemudian hari.

Tidak ada yang tahu pasti kapan perempuan itu mulai memeluk Islam. Namun pertemuan kebetulan dengan Paus saat ia berkunjung ke Roma tampaknya menguatkan keyakinannya.

"Ketika Yang Mulia tiba-tiba berbicara kepada saya dengan bertanya apakah saya seorang Katolik, saya terkejut sejenak kemudian menjawab bahwa saya Muslim," ujarnya.

"Entah apa yang merasuki saya, saya sama sekali tidak tahu karena saya sudah bertahun-tahun tidak memikirkan Islam."

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement