Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Gagal Ginjal Akut, Plt Bupati Bogor Instruksikan Dinkes Edukasi Warga hingga ke Posyandu

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2022 |16:33 WIB
Kasus Gagal Ginjal Akut, Plt Bupati Bogor Instruksikan Dinkes Edukasi Warga hingga ke Posyandu
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

BOGOR - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan angkat bicara terkait adanya kasus ginjal akut yang merenggut 3 nyawa anak di wilayah Kabupaten Bogor. Terkait kasus itu, Iwan meminta kepada semua pihak mengikuti arahan Kementerian Kesehatan.

"Kemarin saya udah koordinasi dengan Dinkes ya, edaran dan mungkin apa teknis saya sudah perintahkan bu Kadinkes. Apa yang menjadi direkomendasikan atau diarahkan Kemenkes dijalankan, kalau memang beberapa obat terindikasi ya operasi. Teknisnya bagaimana, saya serahkan ke dokter Mike (Kadinkes) bagaimana langkah-langkah terkait teknisnya ikuti pemerintah pusat," kata Iwan kepada wartawan, Jumat (28/10/2022).

Menurutnya, diperlukan satu langkah yang sama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat terkait upaya pencegahan gagal ginjal akut. Terlebih penyakit ini sudah merenggut nyawa.

"Karena apa? Karena di Bogor juga sudah ada, ini antisipasinya bagaimana koordinasi dengan Kementerian Kesehatan di pemerintah pusat, kita harus satu jalur, satu suara dan perintah-perintah apa yang harus dilaksanakan terkait obat-obatan, diverifikasi diidentifikasi supaya Bogor itu selamat (dari) yang diisukan sekarang terkait obat-obatan sirup yang memang berdampak pada gagal ginjal akut kan bahaya ya," ungkapnya.

Di samping itu, kata dia, diperlukan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan ketika anak sakit. Dimana orang tua tidak perlu panik berlebih dengan langsung memberikan obat apalagi tanpa resep.

"Harus ada literasi ya terhadap edukasi masyarakat, jangan bentar-bentar anak panas langsung minum obat sirup, ini literasi penting. Literasi pelatihan itu kepada masyarakat menyampaikan, jangan terlalu panik jika anak sakit, kasih edukasi, ini kan sekarang pengennya praktis. Contoh, belum apa-apa, baru (sakit) panas dalem minum antibiotik, padahal kan masih ada cara lain antibiotik itu kan keras," jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement