Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Peristiwa Besar di Era Soeharto, Pemilu Pertama hingga Tragedi Semanggi

Tika Vidya Utami , Jurnalis-Minggu, 30 Oktober 2022 |05:08 WIB
4 Peristiwa Besar di Era Soeharto, Pemilu Pertama hingga Tragedi Semanggi
Tragedi Semanggi. (Foto: Dok Ist)
A
A
A

ORDE Baru adalah era pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto. Diketahui, Presiden Soeharto berkuasa selama lebih dari tiga dekade. Selama 32 tahun, berbagai peristiwa besar pernah terjadi di era Soeharto.

1. Pemilihan Umum (Pemilu) 1971

Indonesia menyelenggarakan pemilu yang pertama kali pada Juli 1971. Saat Presiden Soeharto memegang kekuasaan, pemilu pertama ini berdasarkan Ketetapan MPRS Nomor XI Tahun 1966.

Pemilu 1971 diikuti oleh 10 partai, antara lain Partai Katolik, Partai Syarikat Islam Indonesia, Nahdlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia, Partai Golongan Karya, Partai Kristen Indonesia, Partai Musyawarah Rakyat Banyak, Partai Nasional Indonesia, Persatuan Tarbiyah Islamiyah, dan Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia.

Pemenang dari pemilu 1971 adalah Partai Golongan Karya (Golkar) dengan memperoleh 63,8% suara. Pemilu diikuti oleh 58.558.776 dari jumlah penduduk Indonesia yang saat itu berjumlah 77.654.492.

2. Malari 1974

Malapetaka Lima Belas Januari atau yang dikenal Malari adalah peristiwa yang terjadi ketika Presiden Soeharto berkuasa. Malari terjadi pada 15 Januari 1954 ketika Perdana Menteri Jepang Kakuei Tanaka bertemu dengan Presiden Soeharto.

Baca juga: 3 Jenderal Kepercayaan Soeharto, dari Ahli Intelijen hingga Strategi

Saat itu, mahasiswa menilai kebijakan ekonomi Soeharto berpihak kepada investasi asing. Mereka pun turun ke jalan serta menggelar unjuk rasa. Aksi demo ini pun diawali dengan long march ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia di Salemba menuju Universitas Trisakti.

Namun sayangnya, aksi demo mahasiswa ini disusupi oleh pihak luar hingga akhirnya terjadi kerusuhan dan penjarahan. Akibat peristiwa ini, 11 orang tewas dan 775 orang ditahan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement