Paling tidak, belajar dari pengalaman yang ada, termasuk Tragedi Kanjuruhan hingga insiden Hollyween di Itaewon, penghentian konser musik 'Berdendang Bergoyang' merupakan hal yang sangat logis untuk dilakukan.
Apalagi rangkaian konser musik yang dikonsepkan ini berjalan selama tiga hari. Dan biasanya, acara puncak atau penutupan dari konser ini akan dilakukan pada hari terakhir yang jatuh pada Minggu 30 Oktober 2022. Dan tentu saja, biasanya, hari terakhir acara akan menjadi lebih padat dari sebelumnya.
Pada Sabtu 29 Oktober 2022 konser yang dihelat ini sudah terdeteksi Polisi over kapasitas. Yakni dari kapasitas Istora Senayan yang 10 ribu orang tetapi yang masuk ke arena konser mencapai 21 ribu.
Tidak terbayangkan tingkat kepadatan penonton konser ini pada acara puncak atau penutupan yang digelar pada Minggu 30 Oktober 2022 jika jadi digelar.
Belajar dari berbagai kejadian yang ada, Tragedi Kanjuruhan, Insiden Hollyween di Itaewon hingga Konser Musik Berdendang Bergoyang ini, paling tidak ada beberapa hal yang harus menjadi pelajaran.
Bagi para pemegang otoritas, baik itu Kepolisian hingga Pemda yang berwenang memberikan izin, tentu diharapkan bisa menjadi pengawas yang baik dan efektif. Jika memang acara yang diajukan terlihat 'berbahaya', tidak perlu ragu untuk tidak memberikan izin.
Pengawasan juga penting dilakukan saat berlangsungnya acara. Jika memang ada hal yang dilakukan panitia acara tidak sesuai proposal yang diajukan, terlebih membuat penonton menjadi tidak aman, diharap segera ambil langkah tegas.
Jangan sampai hal-hal yang tidak baik menjadi viral dulu, baru mengambil sikap. Karena jika otoritas terlambat mengambil sikap, bisa berdampak sangat vital terutama jika terkait keamanan pengunjung.
Bagi masyarakat, paling tidak harus meningkatkan tingkat awareness terhadap kepadatan jika menghadiri sebuah acara. Jika memang terlihat membuat tidak aman dan nyaman, barangkali lebih baik dihindari.
Selain itu, perlu jiwa besar jika ternyata sudah memiliki tiket tetapi acara dibatalkan. Dalam konser musik Berdendang Bergoyang ini, mereka yang sudah membeli tiket harus rela batal menonton pemusik favoritnya secara langsung. Toh, tiket juga bisa ditukar kembali atau refund.
Jiwa besar dan ikhlas juga harus ada di pengisi acara, mungkin karena tidak jadi tampil.
Misalnya yang disampaikan oleh The Panturas, salah satu musisi yang seharusnya tampil di hari ketiga penyelenggaraan Berdendang Bergoyang Festival pada Minggu, 30 Oktober 2022.
"Melihat kapasitas yang berlebih, banyak penonton yang pingsan, kami ikhlas banget Berdendang Bergoyang dibatalkan," tulis The Panturas dikutip dari akun Twitter miliknya, Minggu, 30 Oktober 2022.
"Kalian berhak kecewa dan marah, tapi itu mungkin malah jadi berkah kita masih diberi keselamatan. Bulan lalu kita baru saja kehilangan banyak nyawa, nggak boleh terulang," ungkap band tersebut.
(Widi Agustian)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.