Share

Kapolrestabes Medan Bakal Tindak Diduga Polisi Penyerang RS di Medan

Said Ilham, iNews · Senin 07 November 2022 01:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 07 608 2702097 kapolrestabes-medan-bakal-tindak-diduga-polisi-penyerang-rs-di-medan-NhJNI2z92g.jpg Kapolrestabes Medan Kompol Valentino Alfa Tatareda (Foto: Said Ilham)

MEDAN - Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Valentino Alfa Tatareda berjanji akan menangkap sekelompok orang yang diduga oknum polisi yang telah melakukan penyerangan terhadap perawat dan sekuriti Rumah Sakit Bandung Medan, Sumatera Utara pada Minggu 6 November 2022 pagi.

Tidak hanya perawat dan sekuriti, seorang dokter di Rumah Sakit Bandung Medan juga mengaku sempat hendak mendapat penyerangan dari sekelompok orang yang diduga oknum polisi tersebut.

BACA JUGA:Rekaman CCTV Diduga Polisi Serang RS di Medan, Perawat Lari Ketakutan

Aksi penyerangan sekelompok orang yang diduga oknum polisi terhadap sekuriti dan perawat di Rumah Sakit Bandung Jalan Mistar, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumatera Utara itu menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Valentino Alfa Tatareda bersama sejumlah anggota pada Minggu sore datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas penyerangan yang dilakukan sekelompok atau segerombolan orang di Rumah Sakit Bandung, Medan.

Selain memeriksa beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut, polisi juga akan memeriksa kamera CCTV rumah sakit saat penyerangan terjadi

.

Valentino Alfa Tatareda mengatakan, dari hasil pemeriksaan CCTV rumah sakit, terlihat dua kali penyerangan yang dilakukan sekelompok orang tersebut.

BACA JUGA:Sekelompok Orang Diduga Polisi Serang Perawat dan Sekuriti RS di Medan 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Meski kasus ini masih dalam penyelidikan, namun Kapolrestabes Medan berjanji akan menangkap oknum-oknum yang terlibat penyerangan. Apalagi, ada informasi kelompok yang menyerang adalah oknum polisi.

Pihaknya menegaskan, siapa pun pelaku penyerangan, apakah dia oknum polisi, tidak segan-segan untuk menindaknya. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk menindak pelaku jika mereka adalah petugas kepolisian.

Sementara menurut salah seorang dokter di Rumah Sakit Bandung Medan, dokter Fredy, kejadian penyerangan tersebut sempat membuat mereka panik dan lari ketakutan. Bahkan, dirinya sempat hendak menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tersebut disaat dirinya menanyakan identitas mereka yang diduga polisi.

Namun, aksi penganiayaan terhadap dirinya di urungkan sekelompok orang tersebut ketika mengetahui dirinya adalah seorang dokter di rumah sakit itu dan ia menyampaikan bahwa rumah sakit itu milik seorang anggota DPRD Sumut yang juga bendahara DPD PDIP Sumut hingga akhirnya membuat sekelompok orang tersebut membubarkan diri.

Pihak kepolisian hingga kini belum memastikan apa motif di balik penyerangan tersebut. Sementara akibat penyerangan itu, satu orang perawat terpaksa dirawat secara intensif.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini