Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Heroik MA Sentot, Komandan Pasukan Setan yang Tak Roboh Diterjang Lusinan Peluru

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Kamis, 10 November 2022 |07:05 WIB
Kisah Heroik MA Sentot, Komandan Pasukan Setan yang Tak Roboh Diterjang Lusinan Peluru
Komandan Pasukan Sentot Kolonel Sentot. (Foto: Repro)
A
A
A

Pasca insiden di Lohbener, keluar perintah kepada pasukan Siliwangi untuk hijrah ke Jawa Tengah dan Yogyakarta, sebagai dampak dari Perjanjian Renville. Namun, Kaswinah diperintahkan oleh Sentot untuk tidak ikut hijrah bersama pasukannya dan tetap tinggal di Indramayu untuk menjaga keselamatan keluarganya.

“Pas ada perintah hijrah, saya dan teman-teman dari Subang sudah sampai Kuningan, disusul anak buah Pak Sentot lainnya, disuruh pulang jangan ikut hijrah,” kata Kaswinah.

“Disuruh Pak Sentot, disuruh nemenin bapak saya. Bapak saya kan kepala desa. Katanya kalau Belanda masuk, nanti para kepala desa bakal dituduh pro-Belanda, takut dibunuh sama teman-teman (pejuang) sendiri. Akhirnya saya pulang berenam yang asli Indramayu juga,” sambungnya.

Berselang setahun, pada 1949, Kaswinah bertemu kembali dengan MA Sentot dan teman-temannya pasca-long march. Kala itu, Pasukan Siliwangi kembali ke Jawa Barat setelah Belanda melancarkan Agresi II 19 Desember 1948.

“Tahun 1949 itu Pak Sentot balik lagi long march ke Indramayu. Kita konsolidasi lagi, tapi lawannya bukan lagi ketemu Belanda, tapi juga DI (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia),” kata Kaswinah.

Dalam pertempuran dengan DI, Kaswinah menyaksikan sendiri ketangguhan MA Sentot. Meski berkali -kali diterjang peluru, komandannya itu tidak kunjung roboh, bahkan terus memberi perintah kepada anak buahnya untuk maju.

“Sementara kita anak buah yang lain tiarap, dia mah berdiri terus. Perintah maju sini, maju sana, kayak orang ngangon bebek. Boro-boro ditembak dari jauh, ditembak dekat dari jendela pakai Bren (senapan mesin ringan) sama DI aja enggak apa-apa. Pelurunya pada ngampar di bawah dan cuma diketawain aja sama Pak Sentot,” kata Kaswinah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement