Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di KTT ASEAN, Jokowi Bicara Penanganan Krisis Myanmar

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Jum'at, 11 November 2022 |14:26 WIB
Di KTT ASEAN, Jokowi Bicara Penanganan Krisis Myanmar
Presiden Jokowi di KTT ASEAN (Foto: Biro Setpres/Raka Dwi Novianto)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting terkait isu Myanmar yang bisa dijadikan elemen keputusan pada KTT ASEAN Kamboja.

“Pertama, penerapan 5PC tetap menjadi acuan utama bagi ASEAN dalam membantu Myanmar keluar dari krisis politiknya,” kata Jokowi dalam keterangannya, Jumat (11/11/2022).

BACA JUGA:Analisis Burhanuddin Muhtadi Soal Dukungan Jokowi ke Prabowo: Jelas, Tak Perlu Belajar Politik untuk Paham 

Jokowi mengungkapkan hal tersebut saat berbicara pada sesi retreat KTT ASEAN Ke-41 yang secara khusus membahas implementasi 5-point consensus (5PC) di Myanmar, Hotel Sokha, Phnom Penh.

Poin penting lainnya, Jokowi mempertegas seruan penghentian kekerasan agar segera tercipta kondisi kondusif di Myanmar.

“Ketiga, mengusulkan penugasan Sekjen ASEAN dan AHA Centre untuk terus mengupayakan akses agar Comprehensive Needs Assesment dapat segera diselesaikan,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, bantuan kemanusiaan untuk mendukung 'life-sustaining' menjadi lebih penting untuk Myanmar saat ini.

BACA JUGA:Presiden Jokowi Akan Hadiri Pembukaan hingga Retreat KTT ASEAN 

Keputusan non-political representation dari Myanmar, kata Jokowi, juga harus diberlakukan selain untuk AMM dan KTT.

“Kelima, engagement ASEAN dengan semua stakeholders Myanmar harus segera dilakukan. Karena hanya dengan membuka dialog dengan semua pihak, maka ASEAN akan dapat memfasilitasi dialog nasional yang dimandatkan oleh 5PC,” kata Presiden.

Selanjutnya, kata Jokowi, Presiden yaitu untuk menghormati prinsip non-interference, maka ASEAN tidak memberikan dukungan terhadap Pemilu yang tidak inklusif dan tidak dipersiapkan berdasar dialog nasional.

“Kita memiliki tanggung jawab kepada rakyat ASEAN dan dunia. Jika kita tidak bertindak tepat, maka kredibilitas dan relevansi ASEAN menjadi taruhannya,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT ke-41 ASEAN sesi retreat yaitu Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement