Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KTT G20, Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Berkontribusi pada Pandemic Fund

Yulistyo Pratomo , Jurnalis-Selasa, 15 November 2022 |14:36 WIB
KTT G20, Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Berkontribusi pada Pandemic Fund
Presiden Joko Widodo (Foto: Tangkapan layar)
A
A
A

BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pemimpin dunia berkontribusi pada dana pandemi atau Pandemic Fund. Indonesia sudah mengirimkan dana talangan USD5 Juta.

"Saya ajak semua negara berkontribusi pada pandemic fund. Indonesia sendiri sudah memberi USD5 juta," kata Jokowi saat membuka Working Session II yang membahas mengenai kesehatan di Candi Ballroom, The Apurva Kempinski, Badung, Bali, Selasa (15/11/2022).

BACA JUGA:Viral! Pasukan Elite TNI Menyamar Bak Bunglon di Hutan Rimba untuk Amankan KTT G20 

Jokowi menegaskan, bahwa pendanaan itu sangat penting agar kesalahan pandemi Covid-19 tidak terulang lagi dan dunia bisa lebih siap menghadapi pandemi berikutnya. G20, kata Jokowi, harus bisa mengambil langkah nyata dalam mengatasi masalah kesehatan dunia.

"G20 harus mengambil langkah yang nyata dan segera. Pertama arsitektur global yang kuat, kita perlu WHO yang lebih kuat, solidaritas agar bisa menjadi ruh bagi kesehatan," ujarnya.

BACA JUGA:Tak Hadir di KTT G20, Putin Tak Ingin Dipermalukan Lagi di Depan Umum Usai Dimusuhi saat Rebut Krimea 

Dengan keterlibatan anggota G20, Jokowi berharap agar Pandemic Fund bisa menjadi jalan keluar jika pandemi kembali terjadi.

"G20 telah berhasil membentuk Pandemic Fund, dan ini harus diukur dengan kontribusi pendanaan agar berkontribusi maksimal. Ini penting untuk memperkuat kesiapsiagaan di tingkat nasional, kawasan dan global," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement