Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rusia Marah Tolak Seruan Ganti Rugi PBB Akibat Perang Ukraina, Tuduh Barat Memformalkan 'Perampokan'

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 16 November 2022 |10:27 WIB
Rusia Marah Tolak Seruan Ganti Rugi PBB Akibat Perang Ukraina, Tuduh Barat Memformalkan 'Perampokan'
Perang Rusia-Ukraina masih terus berlanjut dan tidak diketahui kapan akan berakhir (Foto: Saudi Gazette)
A
A
A

Sebelumnya, ada beberapa negara yang sebelumnya diperintahkan untuk membayar perbaikan konflik.

Yang paling terkenal saat Jerman diperintahkan untuk membayar oleh sekutu setelah Perang Dunia Pertama, sekitar USD300 miliar (Rp4,7 miliar) dalam uang hari ini.

Harga tinggi dimaksudkan untuk memastikan bahwa Jerman tidak akan mampu berperang lagi selama bertahun-tahun.

Tapi itu akhirnya memiliki efek sebaliknya, karena banyak sejarawan berpendapat bahwa perbaikan yang melumpuhkan dan pelabelan Jerman sebagai pihak yang "bersalah" dalam perang adalah pendorong utama kebencian yang menyebabkan Perang Dunia Kedua.

Jerman dan kekuatan poros lainnya juga dipaksa untuk membayar ganti rugi setelah konflik itu, tetapi dengan penekanan yang lebih besar pada pembangunan kembali infrastruktur yang rusak di Eropa daripada menghukum Jerman atas tindakannya.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement