3. Indonesia Masih Amati Perkembangan Jatuhnya Rudal Rusia
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan, Indonesia masih mengamati perkembangan yang terjadi atas ketegangan geopolitik di Eropa Timur. Masih ada informasi yang akan diterima sebelum pemerintah mengambil sikap atas kejadian itu.
"Indonesia mengikuti dan dekat dengan perkembangan ini. Tentunya dalam beberapa waktu ke depan akan banyak informasi lagi yang kita diterima. Itu bisa lebih memberikan gambaran lebih komprehensif atas perkembangan yang terjadi pada saat sekarang," tambahnya.
Terkait soal reaksi presiden terkait kejadian yang berlangsung di Polandia, Faizasyah belum bisa memberikan tanggapan. Hanya saja, dinamika tersebut merupakan hal yang sering terjadi di saat berlangsungnya event-event internasional.
"Tidak hanya Indonesia, mungkin pada event internasional lainnya kan banyak Konteks yang harus kita perhatikan berlangsung tidak saja pada saat penyelenggaraan pertemuan multilateral tersebut, namun juga konteks lain yang berkembang di dunia," tandasnya.
4. Indonesia Gunakan Politik Bebas Aktif
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah menegaskan, posisi Indonesia saat ini tetap menggunakan Politik Bebas Aktif. Dimana Indonesia senantiasa mengupayakan perdamaian tanpa berpihak pada siapapun.
"Indonesia senantiasa menyerukan agar pihak-pihak yang berseberangan pada saat ini untuk mengupayakan cara-cara damai,"ujar Faiza kepada wartawan di BICC, Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11/2022).
"Itu tentunya berangkat dari politik luar negeri bebas aktif, Indonesia senantiasa konsisten mengupayakan, mengharapkan suatu kondisi internasional yang baik dan kondusif bagi negara-negara dunia pada umumnya," tambah dia.
(Awaludin)