MALANG - Ratusan Aremania mengirim lebih dari 500 surat pada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk menuntut keadilan penyelesaian tragedi Kanjuruhan Malang. Para Aremania dan elemen masyarakat Malang ini menilai penyelesaian kasus tragedi Kanjuruhan masih terkesan jalan di tempat dan tak ada perkembangan.
Ratusan Aremania ini jalan kaki menuju Kantor Pos Malang dari kawasan Stadion Gajayana, Kota Malang sekitar pukul 10.40 WIB, Kamis pagi (17/11/2022) dengan berjalan kaki. Aremania ini menelusuri sejumlah jalan protokol di Kota Malang hingga kawasan Alun-alun Kota Malang tempat Kantor Pos Malang.
Aksi long march atau jalan kaki ratusan Aremania ini sempat membuat jalan di depan Kantor Pos Malang dan kawasan Alun-alun Kota Malang dialihkan oleh petugas Satpol PP yang berjaga. Tepat di jalan depan Kantor Pos Malang, Aremania ini menggelar ratusan yang dibawa di tengah jalan.
Tak ketinggalan replika amplop surat raksasa dengan tulisan 'Surat Asa Keadilan Dari Arek Malang untuk Presiden'. Surat itu lengkap dengan alamat tujuan Istana Kepresidenan Jakarta sebagai tujuan pengiriman surat.
Selanjutnya perwakilan Aremania diterima langsung oleh pihak Kantor Pos Malang dan mengumpulkan semua surat yang dibawa ke dalam sebuah boks besar. Boks ini kemudian diserahkan ke kantor pos, untuk selanjutnya surat-surat itu dikirim secara bersama-sama ke Istana Kepresidenan Jakarta.
Firman, salah satu Aremania mengaku pengiriman surat ke Presiden Jokowi ini sebagai bagian dari ekspresi Aremania dan elemen warga Malang raya untuk menuntut keadilan. Surat-surat ini dikirim langsung ke Jokowi sebagai panglima tertinggi militer dan negara yang berwenang melakukan pemanggilan kepada Kapolri dan pejabat lainnya.
"Ada 500 surat lebih, kemungkinan setiap hari akan bertambah, karena ada beberapa dari warga atau kawan-kawan yang belum bisa hadir di sini, mereka bisa berkirim surat secara pribadi di sini, dan di kantor pos lainnya," ucap Firman.