3. Ambulans dan Peti Mati
Mobil ambulans dan peti mati itu memang dipesan oleh pelaku US dan istrinya.
"Iya sama istrinya, dia memesan ambulans beserta peti jenazah. Yang memesan peti jenazahnya adalah driver yang mengantarkan ambulans tersebut. Jadi memesannya satu paket gitu peti jenazah dengan ambulans," kata Kapolres Bogor AKBP Imam Imanuddin, Kamis 17 November 202.
Mobil ambulans beserta peti mati itu diminta menjemput Urip dan istri di wilayah Jakarta Selatan. Dari situ, mereka melakukan perjalanan ke Bogor.
4. Urip Ada di Dalam Peti
Dalam perjalanan menuju Bogor, ambulans yang membawa Urip dan istrinya beristirahat di rest area. Saat akan melanjutkan perjalanan, tiba-tiba Urip tidak ada.
"Kalau masuk sendiri atau tidak (ke peti mati), kami belum memperoleh petunjuk. Hanya keterangan yang kami peroleh dari saksi yang saat itu mengantarkan peti mati, jadi di rest area itu sedang isoma, si sopir dan kernet. Kemudian begitu mau lanjut jalan, kemudian saudara Urip sudah tidak ada," ujar Kapolres Bogor AKBP Imam Imanuddin.