JAKARTA - Muktamar Muhammadiyah digelar di Solo, Jawa Tengah sekarang ini. Salah satu yang dibahas dalam muktamar tersebut adalah soal kepemimpinan di PP Muhammadiyah.
Nama-nama tokoh Muhammadiyah yang digadang-gadang menjadi pemimpin di ormas tersebut sudah mengerucut. Saat ini sudah ada 13 formatur PP Muhammadiyah.
Tiga belas nama ini berpeluang menjadi Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah. Salah satunya adalah MUhadjir Effendy.
Muhadjir Effendy aalah salah satu tokoh kawakan di Muhammadiyah. Saat ini, dirinya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Sebelumnya, dia didapuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Ia menjabat Mendikbud dalam Kabinet Kerja menggantikan Anies Baswedan pada 27 Juli 2016.
Muhadjir yang meruppakan kelahiran Madiun 29 Juli 1956 ini telah lama berkecimpung di dunia pendidikan. Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone dari berbagai sumber, anak keenam dari sembilan bersaudara dari pasangan Soeroja dan Sri Soebita ini meraih gelar sarjana Muda Muda di IAIN Malang (sekarang UIN Malang) pada 1978.
Kemudian, Muhadjir memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Sosial di IKIP Negeri Malang (sekarang Universitas Negeri Malang) pada 1982.
Muhadjir telah aktif berkecimpung di organisasi masyarakat (ormas) Muhammadiyah, Himpunan Mahasiswa Islam, mapun Pelajar Islam Indonesia sejak muda.
Dirinya sudah lama berkecimpung di Muhammadiyah, Muhadjir diamanahi jabatan Wakil Ketua Badan Pendidikan Kader/Pembina Angkatan Muda Muhammadiyah PP Muhammadiyah, periode 1995-2000.
Tidak hanya itu, ia juga pernah menjabat Ketua Badan Pendidikan Kader/Pembina Angkatan Muda Muhammadiyah (BPK/P-AMM) Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur, tahun 1997–2001, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, tahun 2000–2005.
Muhadjir meraih gelar magister administrasi publik di Universitas Gadjah Mada pada 1996 itu juga pernah menjadi Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, tahun 2005–2010 serta Anggota Badan Pelaksana Harian Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP Muhammadiyah, tahun 2006–2011.
Tidak hanya aktif di Muhammadiyah, pria yang menyelesaikan S-3 dalam program doktor ilmu-ilmu sosial di Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya pada 2008 ini juga tercatat pernah menjadi Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jawa Timur periode 2010–2015.
Ia pun menjabat Anggota Dewan Pembina Ma’arif Institute for Culture and Humanity periode 2010 hingga saat ini. Selain aktif berorganisasi, bapak tiga anak ini juga aktif di dunia pers. Kariernya di dunia pers diawali dengan menjadi wartawan minggu di Surabaya pada 1978.