Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Media Asing Ramai Beritakan Gempa M5,6 Guncang Cianjur

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 22 November 2022 |08:41 WIB
Media Asing Ramai Beritakan Gempa M5,6 Guncang Cianjur
Media asing ikut menyoroti gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA Gempa bumi magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) juga menyita perhatian media luar.

Media internasional banyak memberitakan tentang gempa bumi yang terjadi pada Senin (21/11/2022) kemarin.

Seperti BBC, CNN, Washington Post, New York Times, Sky News, dan lainnya. Media internasional ini ikut melaporkan perkembangan terakhir di tempat kejadian gempa dan juga jumlah korban.

Dalam sejumlah reportase mereka diketahui jumlah pasti orang yang tewas sejauh ini masih belum jelas. Dikutip BBC, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB) mengatakan jumlah korban tewas resmi mereka adalah 62 orang, menambahkan bahwa angka lain yang diberikan oleh Gubernur Ridwan Kamil - 162 - masih belum diverifikasi.

Baca juga: Gempa M5,6 Guncang Cianjur, Presiden Prancis Sampaikan Duka Cita Mendalam dan Solidaritas

Berbicara kepada media lokal, Kamil mengatakan sekitar 326 orang terluka dalam gempa tersebut. Sebagian besar korban mengalami patah tulang karena hancur berkeping-keping.

Baca juga: BMKG Mencatat 122 Gempa Susulan Terjadi di Cianjur   

Namun dia memperingatkan beberapa warga tetap "terjebak di tempat-tempat terpencil". Dia mengatakan para pejabat "berasumsi bahwa jumlah yang terluka dan kematian akan meningkat seiring waktu".

Gubernur Jawa Barat menambahkan bahwa lebih dari 13.000 orang telah mengungsi akibat bencana tersebut. Otoritas pemerintah saat ini sedang membangun tenda dan tempat penampungan untuk para korban sambil memenuhi kebutuhan dasar mereka.

BNPB mengatakan lebih dari 2.200 rumah rusak akibat gempa tersebut.

Gempa bumi biasa terjadi di Indonesia, yang berada di wilayah "ring of fire" atau ‘Cincin Api’, sebuah jalur di sekitar Samudra Pasifik yang sering memicu gempa bumi dan aktivitas gunung berapi. Dikutip CNN, ini adalah salah satu zona paling aktif secara seismik di planet ini, membentang dari Jepang dan Indonesia di satu sisi Pasifik hingga ke California dan Amerika Selatan di sisi lain.

Negara ini memiliki sejarah gempa bumi dan tsunami dahsyat, dengan lebih dari 2.000 orang tewas dalam gempa Sulawesi pada 2018.

Sebelumnya, pada 2004, gempa berkekuatan 9,1 SR di pulau Sumatra di Indonesia utara memicu tsunami yang melanda 14 negara, menewaskan 226.000 orang di sepanjang garis pantai Samudra Hindia, lebih dari setengahnya di Indonesia.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement