Diketahui jika tetangga sekitar keluarga Whitaker sangat protektif. Mereka tak segan untuk mengusir siapa pun yang datang untuk memotret, mempublikasi bahkan berani mengejek keluarga Whitaker.
Laita pun berdiskusi dan bernegosiasi panjang dengan tetangga di sekitar kediaman Whitaker. Ia menjelaskan tujuannya hingga akhirnya diperbolehkan untuk menemui dan mempublikasi kehidupan keluarga Whitaker.
Saking terisolirnya keluarga tersebut, Mark Laita harus melakukan empat kali kunjungan dan memberi mereka hadiah berupa uang, makanan, dan pakaian untuk membuat mereka berbicara.
Berkat diplomasinya dengan tetangga sekitar Whitaker, Laita berhasil kembali lagi menemui keluarga Whitaker untuk menggarap video dokumenter pada 2020. Video yang telah lebih dari 25 juta kali ditonton itu menggambarkan kengerian terkait perkawinan sedarah.
Dijelaskan dalam video anggota keluarga Whitaker mengalami kondisi mental yang tidak terdiagnosis. Lorraine, Ray, dan Timmy hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan hampir tidak memiliki apapun untuk bertahan hidup.