Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa Susulan di Cianjur Masih Berpotensi Terjadi, Masyarakat Jangan Panik

Aan haryono , Jurnalis-Selasa, 22 November 2022 |14:07 WIB
Gempa Susulan di Cianjur Masih Berpotensi Terjadi, Masyarakat Jangan Panik
Muhadjir Effendy (Foto: MPI)
A
A
A

CIANJUR - Masyarakat diminta untuk tidak panik setelah gempa berkekuatan besar menghantam Cianjur. Sepanjang hari ini serta beberapa hari ke depan diprediksi ada gempa susulan, namun dengan daya yang lebih lemah.

“Gempa susulan sudah terjadi 122 kali dari data BMKG. Selanjutnya tetap akan ada gempa susulan, namun semakin lemah,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy, Selasa (22/11/2022).

Ia melanjutkan, menurut prediksi BMKG tetap ada gempa susulan, namun kekuatannya lemah. “Jadi masyarakat diharapkan tidak panik,” ucapnya.

Ia melanjutkan, gempa susulan itu semakin lemah dan jumlahnya juga berkurang. Masyarakat tetap diminta untuk tenang serta bisa menempatkan diri di tempat yang aman.

Selain itu, katanya, desa-desa yang juga menjadi korban serta masuk kawasan terisolir juga akan dibantu. Akan ada transportasi yang menjangkau seperti helikopter.

Baca juga: Prioritas Penanganan Gempa Cianjur, Menko PMK: Cari Korban Tertimbun, Data Rumah Rusak

Bahkan, rumah warga yang rusak parah akan dibantu oleh pemerintah. Sehingga beban korban gempa bisa sedikit terkurangi dengan kepastian itu. Para korban diharapkan tetap tenang dengan adanya kepastian soal perbaikan rumahnya.

Baca juga: Muhadjir Effendy, Tokoh Muhammadiyah yang Kini Jabat Menko PMK

Sementara bagi warga yang belum bertemu anggota keluarga, ada call center yang bisa didatangi. Semua data ada di sana serta bisa terus diupdate dalam proses pencarian.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement