Share

Hanyut di Sungai Brantas, Pria Ini Ditemukan Tewas 27 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 22 November 2022 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 519 2712603 hanyut-di-sungai-brantas-pria-ini-ditemukan-tewas-27-kilometer-dari-lokasi-kejadian-tHWEnrXN1K.jpg Pria hanyut di Sungai Brantas/Foto: Avirista Midaada

MALANG - Warga di Bendungan Sengguruh Malang dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas. Jenazah ini ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB, pada Selasa pagi (22/11/2022).

Petugas BPBD Kabupaten Malang Sariyanto membenarkan penemuan sesosok jasad laki-laki dengan kondisi tertutup tumpukan sampah mengapung di Bendungan Sengguruh Malang.

 BACA JUGA:Duh! Sejumlah Jasad Korban Gempa Cianjur Terlantar di Halaman karena Tak Ada Kain Kafan

"Ditemukan pukul 09.15 WIB di Bendungan Sengguruh korban ditemukan mengapung di tumpukan sampah, kondisinya utuh," ucap Sariyanto saat dikonfirmasi pada Selasa siang.

Sariyanto menuturkan, korban tanpa identitas itu lantas dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, guna menjalani identifikasi dan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan dan identifikasi didapati korban atas nama Djoko Djojo Moeljono (57) warga RT 7 RW 6 Kampung Putih Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang sempat dilaporkan hanyut di Sungai Brantas pada Sabtu pagi (19/11/2022).

 BACA JUGA:Berturut-Turut, Cianjur Kembali Diguncang Gempa M2,6, Berpusat di Darat

"Hasil identifikasi identik korban atas nama Djoko yang kemarin sempat hilang hanyut di Sungai Brantas," kata dia.

Kondisi korban saat ditemukan disebut masih utuh dan tidak membusuk, kendati telah dua hari lebih hilang terbawa arus Sungai Brantas hingga 27 kilometer.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sebelumnya diberitakan seorang pria bernama Djoko Djojo Moeljonor (57 tahun) warga Kampung Putih, Kecamatan Klojen, Kota Malang, hanyut ke Sungai Brantas pada Sabtu pagi (19/11/2022). Korban saat itu pergi dari rumah dan berpamitan ke seorang saksi mata bernama Yuli. Saksi mata lainnya mendapati korban telah hanyut di aliran Sungai Brantas sambil membawa kasur lipat berukuran 1 x 2 meter.

Sejak saat itulah proses pencarian gabungan dilakukan dengan menelusuri aliran Sungai Brantas hingga ke Bendungan Sengguruh di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Namun sejak Sabtu pagi hingga Selasa tadi, proses pencarian baru membuahkan hasil.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini