Share

Sebanyak 681 Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Gempa Cianjur

Awaludin, Okezone · Selasa 22 November 2022 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 525 2712206 sebanyak-681-rumah-di-sukabumi-rusak-akibat-gempa-cianjur-GK2EZLHNdM.jpg Petugas saat evakuasi korban gempa di Cianjur (foto: dok ist)

SUKABUMI - Sebanyak 681 unit rumah di Kabupaten Sukabumi rusak akibat gempa yang menguncang Cianjur, Jawa Barat, hal itu berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

"Data ini masih sementara, karena kami masih melakukan assessment terkait kerusakan akibat dampak gempa M 5,6 yang berpusat di Cianjur," kata Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Medi Abdul Hakim seperti dilansir dari Antara, Selasa (22/11/2022).

 BACA JUGA: TNI AD Kerahkan 1.315 Personel ke Cianjur Bantu Proses Evakuasi

Menurut Medi, ratusan rumah yang rusak tersebut tersebar di 19 kecamatan. Untuk kecamatan yang paling parah yakni Kecamatan Sukalarang dengan jumlah rumah yang rusak sebanyak 179 unit, kemudian Kecamatan Kadudampit sebanyak 154 unit dan Kecamatan Nagrak terdapat 132 unit yang rusak.

Untuk jumlah warga yang mengungsi sebanyak 58 kepala keluarga (KK) dan korban luka sebanyak 11 orang dengan rincian satu luka sedang dan 10 luka ringan. Korban luka karena tertimpa puing bangunan rumah dan seluruhnya sudah mendapatkan penanganan petugas medis.

 BACA JUGA:Gempa Cianjur, Muhammadiyah Kirim Relawan dan Tim Medis

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara untuk korban jiwa hingga saat ini belum ada laporan. Tidak hanya rumah saja yang rusak, dari hasil pendataan ada enam sekolah yang rusak dan 10 unit sarana ibadah seperti masjid dan mushalla. Selain itu, getaran gempa juga merusak akses jalan di Kecamatan Gunungguruh.

"Kami masih melakukan pendataan dan tidak menutup kemungkinan jumlah bangunan yang rusak bertambah. Untuk nilai kerugian masih dalam perhitungan," tambahnya.

Medi mengatakan, Kecamatan Sukalarang menjadi daerah terparah terdampak gempa karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur. Pihaknya pun mengimbau kepada warga untuk tetap waspada serta segera melapor jika di daerahnya ada bangunan yang terdampak gempa meskipun hanya rusak ringan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini