Share

Dampak Gempa Cianjur di Kabupaten Sukabumi, 956 Rumah dan 10 Sekolah Rusak

Dharmawan Hadi, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 525 2714015 dampak-gempa-cianjur-di-kabupaten-sukabumi-956-rumah-dan-10-sekolah-rusak-Ywp1J2jazu.jpg 956 rumah di Sukabumi rusak dampak gempa Cianjur (Foto : MPI)

SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat hingga Kamis (24/11/2022) pukul 10.00 WIB, kerusakan yang terjadi dampak gempa M5,6 Cianjur di Sukabumi, untuk bangunan sekolah 10 unit, sarana ibadah 18 unit, rumah warga 956 unit.

Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan bahwa selain itu, data warga yang terdampak 879 Kepala Keluarga (KK) dengan 2002 jumlah jiwa. Fasilitas umum, sosial dan kesehatan yang rusak sebanyak 3 unit.

"Untuk jumlah pengungsi yang tercatat di database kami, berjumlah 114 KK dengan 333 jumlah jiwa. Sedangkan untuk korban yang meninggal dunia dan alami luka berat nihil, luka sedang 3 orang dan luka ringan 9 orang," ujar Daeng kepada MNC Portal Indonesia.

Lebih lanjut Daeng mengungkapkan bahwa sebanyak 22 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang terdampak gempa tersebut, yakni Kecamatan Caringin, Sukaraja, Kadudampit, Nagrak, Gegerbitung, Ciambar, Sukabumi, Cikarang, Cisaat, Cibadak, Cidahu, Sukalarang.

"Lalu Kecamatan Gunungguruh, Curugkembar, Parakansalak, Cicantayan, Cireunghas, Simpenan, Cikembar, Kebonpedes, Cicurug dan Nyalindung. Lokasi terparah dalam bencana gempa M5,6 Cianjur tersebut terjadi di Kecamatan Nagrak dengan jumlah bangunan sekolah yang rusak 2 unit, sarana ibadah 4 unit," ujar Daeng.

Lokasi terparah kedua, lanjut Daeng, berada di Kecamatan Sukalarang dengan jumlah runah yang rusak sebanyak 179 unit dengan rincian, 26 unit mengalami rusak berat, 30 unit rusak sedang dan 123 unit rusak ringan.

"Untuk kerusakan di Kecamatan Sukaraja sebanyak 158 unit dan Kecamatan Kadudampit sebanyak 154 unit. Namun untuk jumlah pengungsi, paling banyak terjadi di Kecamatan Kadudampit dengan jumlah 241 orang, lalu Kecamatan Sukalarang 76 orang dan Kecamatan Cireunghas 45 orang," ujar Daeng.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(aky)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini