Share

Teknik-Teknik Penyamaran Intelijen, Pegang Prinsip 1.000 'Cover'

Rafika Putri, Okezone · Selasa 29 November 2022 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 18 2717110 teknik-teknik-penyamaran-intelijen-pegang-prinsip-1-000-cover-wPvBfxO9ag.jpg Ilustrasi intelijen (Foto: Dokumen Okezone)

JAKARTA - Indonesia pernah pernah mengalami masa kejayaan intelijen. Pada saat itu, sosok intelijen  dikenal dengan orang tegap, rambut gondrong, jaket kulit gelap, pistol di pinggang, 'handy talky' (HT) dan tidak lupa Toyota Hardtop sebagai tunggangan.

Namun, saat ini seorang petugas intelijen justru dituntut untuk terlihat seperti masyarakat biasa. Petugas intelijen yang sudah mengikuti pendidikan intelijen pasti tahu bahwa salah satu pelajaran dasar sebagai seorang petugas intelijen adalah 'cover' (kedok) untuk penyamaran.

Petugas intelijen harus menyamar agar tidak dicurigai dan bisa diterima oleh target operasi. Salah satu 'cover' yang paling mendukung tugas intelijen adalah wartawan. Prinsip kerja wartawan sangat mirip dengan petugas intelijen, yakni sama-sama mencari data dan informasi. Bedanya adalah intelijen mencari informasi secara tertutup, wartawan mencari informasi secara terbuka.

Baca juga: 5 Badan Intelijen Ini Terkenal Punya Kekuatan Paling Besar di Dunia, Salah Satunya Mossad

Dikutip Wikipedia, kebanyakan mereka berkamuflase lebih hebat sehingga sangat sulit dan bahkan tak terlihat ketika berbaur dengan masyarakat sipil atau berbaur dengan pihak musuh. Ini disebabkan karena mereka memegang prinsip 1000 'cover', artinya personel intelijen tersebut memiliki 1000 kartu identitas atau id yang mana id-id tersebut menutupi identitas asli personel intelijen tersebut.

 Baca juga: Meski Tak Separah Tahun-Tahun Lalu, Badan Intelijen Inggris Sebut Terorisme Tetap Jadi Ancaman

Beban berat dan tugas berat selalu di pundak mereka. Ibarat misi berhasil tak dipuji, misi tak berhasil dicaci-maki, matipun tak ada yang mengakui.

Follow Berita Okezone di Google News

Kekuatan suatu negara tidak hanya terletak pada kekuatan armada perangnya,namun Intelijen adalah suatu titik inti dari keberhasilan suatu Kekuatan pokok suatu negara.

Kadang Intelijen dipandang sebelah mata oleh suatu kaum paradigmatis tertentu,justru dengan intelijen inilah suatu sistem akan tetap utuh dan terjaga dari segi keamanan internal.

Terdapat beberapa prinsip yang digunakan petugas Intelijen dalam menentukan cover (kedok) penyamaran:

1. Cover sebaiknya sesuatu yang benar-benar dijalani sehari- hari

Penyamaran yang paling mudah digunakan yaitu cover ini, dikarenakan cover yang satu ini sangat mudah dilakukan dan sudah dikenal oleh banyak orang, secara otomatis akan ada pembenaran dari banyak pihak bahwa cover tersebut memang benar.

2. Cover harus konsisten

Jika sudah menentukan akan menjadi apa ketika menyamar, sebaiknya konsisten agar orang yang melihatnya tidak merasa curiga.

3. Cover harus dilengkapi dengan dokumen jika memang cover tersebut formal

Misal, cover menjadi wartawan tentu saja harus dilengkapi dengan kartu pers dan bukti tulisan yang sudah pernah dimuat di media.

4. Cover tidak hanya status tetapi juga aksi (cover action)

Jika petugas intelijen menggunakan cover sebagai guru tentu saja harus mengajar. Jika tidak menjalankan aksinya ketika sudah memiliki status akan dianggap aneh dan dicurigai.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini