Share

Seberangi Jembatan dengan Kondisi Sungai Meluap, 2 Siswa di Gunungkidul Terseret Arus

Erfan Erlin, iNews · Rabu 30 November 2022 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 510 2717730 seberangi-jembatan-dengan-kondisi-sungai-meluap-2-siswa-di-gunungkidul-terseret-arus-0XA7k5RNsA.jpg Siswa di Gunungkidul terseret arus sungai.(Ist)

GUNUNGKIDUL - Dua siswa SMK di Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul terseret arus Kali Branjang di Jembatan Sokoliman, Rabu(30/11/2022).Keduanya sempat berpegangan pada pohon kayu putih di wilayah tersebut saat terseret arus.

Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut cepat merespons. Mereka bahu-membahu bersama petugas BPBD dan relawan susur sungai Goa Pindul berusaha menyelamatkan kedua siswa.

Setelah berjuang selama hampir 1 jam, kedua siswa berhasil diselamatkan menggunakan tali. Kedua dapat diselamatkan berserta sepeda motor yang dikendarai. Namun, salah satu siswa terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya lemas.

Jogoboyo Bejiharjo, Ariyanto mengatakan, kedua siswa tersebut adalah Muhammad Ardian asal Ponjong dan Ari Herlambang asal Kalurahan Jatiayu, Karangmojo. Keduanya siswa SMKN 2 Wonosari. Keduanya terseret arus air ketika hendak berangkat sekolah sekitar pukul 06.15 WIB.

"Hujan deras yang melanda sini sejak semalam memang membuat sungai meluap. Tadi pas peristiwa saja masih hujan deras," kata Ariyanto, Rabu (30/11/2022).

Mereka terseret arus saat akan menyeberang Jembatan Sokoliman yang sedang banjir karena hujan deras sejak Rabu dini hari. Keduanya sempat terseret bersama sepeda motor yang mereka kendarai.

Peristiwa terseretnya dua siswa bermula saat Muhammad menjemput Ari di rumahnya di Jatiayu. Keduanya sering bareng berangkat ke sekolah karena satu arah.

"Nah pagi itu sungai Branjang banjir karena hujannya sangat deras dan berlangsung lama," tambahnya.

Keduanya sempat terseret arus air karena kemungkinan mereka tidak begitu hapal medan karena jembatan tidak tegenang. Padahal di sisi utara jalan sudah dilewati banjir dengan kondisi air cukup deras.

Saat itu korban nekat menyeberang, meski mengetahui jalan terendam banjir. Mereka tidak mengetahui jalan yang lebih rendah dari jembatan sehingga keduanya terseret bersama motor yang ditunggangi.

"Itu keduanya juga terburu-buru ke sekolah karena ada acara yang harus diikuti," ucapnya.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Keduanya terseret arus air beberapa belas meter dari jembatan. Beruntung keduanya bisa berenang dan berhasil berpegangan pohon kayu putih yang banyak tumbuh di sekitar lokasi.

Warga yang melihat kejadian langsung melaporkan ke Pemerintah Kalurahan. Mereka kemudian berusaha menghubungi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul serta Tim SAR.

"Kami juga menurunkan tim relawan pemandu susur sungai Goa Pindul," terangnya.

Upaya pertolongan pun dilakukan dengan menggunakan tali serta jaket pelampung oleh warga setempat bersama dengan tim relawan pengurang risiko bencana. Setelah berjuang mereka kemudian berhasil menyelamatkan kedua siswa ini.

"Kedua siswa dan motor yang dipakai dapat diselamatkan. Ada satu yang harus dilarikan ke rumah sakit karena dalam kondisi lemas," kata dia.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi membenarkan adanya dua siswa yang hanyut di Kali Branjang, Sokoliman di Kalurahan Bejiharjo. Keduanya terseret arus air Sungai Branjang ketika hendak berangkat ke sekolah.

"Kedua korban dapat diselamatkan oleh tim dari BPBD bersama dengan para relawan," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini