Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menguak Kota Tersembunyi Selama Berabad-Abad di Bawah Bukit Cappadocia

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 10 Desember 2022 |07:22 WIB
 Menguak Kota Tersembunyi Selama Berabad-Abad di Bawah Bukit Cappadocia
Bukit Cappadocia Turki/Foto: BBC
A
A
A

Namun, siapa yang menciptakan Kota Derinkuyu masih misteri. Bangsa Hittite kerap disebut sebagai orang-orang yang bertanggung jawab atas pengerjaan awal terowongan bawah tanah. “Mereka mungkin menggali beberapa lapisan pertama pada bebatuan saat mereka disebut bangsa Phrygian sekitar 1200 SM,” menurut A Bertini, seorang pakar di bidang hunian gua Mediterania, dalam esainya mengenai arsitektur gua di kawasan tersebut.

Hipotesa ini dikuatkan oleh fakta bahwa sejumlah artefak bangsa Hittite ditemukan di Kota Derinkuyu.

Akan tetapi, sebagian besar kota tampaknya dibangun bangsa Phyrhgian yang memiliki keahlian arsitek Zaman Besi dan punya kemampuan membangun fasilitas bawah tanah nan rumit.

"Bangsa Phrygian adalah salah satu kerajaan mula-mula yang terkemuka di Anatolia. Mereka berkembang di seantero Anatolia barat sekitar akhir millennium pertama Sebelum Masehi dan punya kemampuan membentuk formasi bebatuan dan menciptakan potongan fasad yang luar biasa. Meski jejaknya sulit ditemukan, kerajaan tersebut menyebar hingga mencakup Anatolia barat dan tengah, termasuk area Derinkuyu,” papar De Giorgi.

Awalnya, Derinkuyu amat mungkin digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang, tapi fungsi utamanya adalah sebagai tempat persembunyian sementara dari serangan bangsa asing mengingat Cappadocia selalu dikuasai kerajaan kuat selama berabad-abad.

“Pergantian kerajaan dan imbasnya terhadap kawasan Anatolia menjelaskan pengubahan fungsi tempat persembunyian bawah tanah seperti Derinkuyu,” papar De Giorgi.

“Pada masa [abad ke-7] ketika kerajaan Islam menyerang [Kekaisaran Kristen Byzantine] tempat persembunyian ini digunakan sepenuhnya,” imbuh De Giorgi.

Walau bangsa Phrygian, Persia, dan Seljuk menghuni kawasan ini dan mengembangkan kota bawah tanah dalam abad-abad berikutnya, populasi Derinkuyu mencapai jumlah terbanyak pada masa Byzantine. Saat itu hampir sebanyak 20.000 orang tinggal di bawah tanah.

Anda kini bisa mengecap pengalaman tinggal di kota bawah tanah Derinkuyu dengan membayar 60 Lira Turki atau setara dengan Rp50.000.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement