Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Buntut Kisruh SDN 1 Pondok Cina, Bantuan Pembangunan Masjid di Depok Dibekukan!

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Senin, 12 Desember 2022 |16:02 WIB
Buntut Kisruh SDN 1 Pondok Cina, Bantuan Pembangunan Masjid di Depok Dibekukan!
SDN 1 Pondok Cina Depok yang akan digusur untuk dijadikan masjid (Foto: Dok/Agung Bakti Sarasa)
A
A
A

BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengancam menunda bantuan pembangunan masjid di atas lahan SDN 1 Pondok Cina, Kota Depok yang memicu polemik di masyarakat.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar, Indra Maha menyatakan, Pemprov Jabar akan menunda proses bantuan pembangunan apabila alih fungsi lahan untuk Masjid Margonda itu masih menjadi polemik.

BACA JUGA:Diskusi Berjalan Alot, Penggusuran SDN Pondok Cina 01 Depok Ditunda

Indra menegaskan, tidak menutup kemungkinan Pemprov Jabar membatalkan proses bantuan pembangunan masjid tersebut.

"Mencermati situasi dan dinamika sosial yang belum memungkinkan untuk dilakukan alih fungsi lahan SDN Pondok Cina 1 menjadi masjid, Pemda Provinsi Jabar akan menunda proses bantuan pembangunan Masjid Margonda, bahkan tidak menutup kemungkinan bantuan tersebut akan dibatalkan," ujra Indra dalam keterangannya, Senin (12/12/2022).

Menurut Indra, Pemprov Jabar mendorong Pemkot Depok untuk mengedepankan pendekatan dialogis dalam upaya mendapatkan solusi terbaik soal rencana alih fungsi lahan SDN 1 Pondok Cina menjadi Masjid Margonda.

Dia mengingatkan, jangan sampai alih fungsi lahan tersebut menimbulkan masalah baru, terutama terhadap siswa dan kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Pondok Cina.

BACA JUGA:Ini Alasan Wali Murid SDN Pondok Cina 1 Depok Menolak Direlokasi 

Indra kembali menegaskan, semua pihak harus menghindari hal-hal yang berpotensi menghadirkan benturan-benturan sosial agar kondusivitas Kota Depok terjaga.

"Jika ada upaya hukum yang dilakukan oleh warga, hal ini perlu mendapat perhatian dari Pemda Kota Depok untuk menunda dulu alih fungsi lahan tersebut sampai keluar keputusan hukum yang tetap," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengklarifikasi tudingan Wali Kota Depok, Mohammad Idris terkait pembangunan masjid di atas lahan SDN 1 Pondok Cina, Depok yang memicu polemik di masyarakat.

Menurut Ridwan Kamil, dalam rencana ini, Pemprov Jabar hanya menampung aspirasi dari pemerintah daerah. Apapun bentuk pembangunannya, kata Ridwan Kamil, pihaknya hanya meminta pemerintah daerah memastikan lahan yang digunakan sudah baik dan aman.

"Dalam kasus ini sebenarnya sederhana. Pemerintah Provinsi Jabar kapasitasnya hanya menampung aspirasi daerah. Mau Alun-alun silakan, mau pariwisata, gedung kesenian maupun Masjid/Rumah lbadah, silakan," tulis Ridwan Kamil dalam Instagram resminya @ridwankamil, Kamis 17 November 2022.

"Dan rumusnya sederhana saja, jika anggaran bantuan datang dari provinsi MAKA tugas kota/ kabupaten lah menyediakan lahannya dengan baik dan aman. Itulah yang terjadi dalam situasi rencana pembangunan masjid di lahan SD Pondok Cina 1," tambahnya.

Diakui Ridwan Kamil, sejauh ini, pihaknya hanya mendapatkan laporan bahwa lahan untuk pembangunan rumah ibadah di lahan SDN 1 Pondok Cina, Depok itu sudah aman.

"Selama ini pihak Pemprov dilapori pihak Pemkot Depok bahwa lahan sudah aman terkendali dan sudah akan ada rencana relokasi untuk Sekolah Dasar tersebut," ucapnya.

Ridwan Kamil menambahkan, sebelumnya, sudah ada rencana untuk merelokasi sekolah tersebut. Namun, orang nomor satu di Jabar itu sempat bertanya mengapa SDN 1 Pondok Cina harus direlokasi.

"Dijawab oleh tim Pemkot Depok, bahwa situasi lalu lintas sudah sangat padat dan rawan kecelakaan bagi anak2 SD bersekolah di sana," sebutnya.

Terkait kejadian ini, Ridwan Kamil meminta Pemkot Depok untuk kembali bermusyawarah dengan semua pihak terkait hingga mencapai kesepakatan bersama.

Namun, jika pihak-pihak terkait tidak bisa menerima, maka pembangunan masjid bisa pindah ke lokasi lain atau dibatalkan.

"Jadi jika lahan memang belum clean and clear untuk alih fungsi sebaiknya dimusyawarahkan terlebin dahulu. Sampai semua pihak menerima. Jika tidak, maka niat membangun masjid bisa pindah lokasi atau bisa juga tidak jadi dibangun atau dibatalkan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pembangunan masjid di lahan SDN 1 Pondok Cina bukanlah keinginannya. Namun, permintaan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

"Pak Gubernur ingin sekali mengakomodir orang-orang Depok selalu sampai laporannya ke Provinsi Jabar bahwa kalau pulang kerja khususnya yang Islam, itu susah mereka sholat nyari masjid di Margonda," kata Idris, Selasa 15 November 2022.

Diakui Idris, dirinya diminta oleh Ridwan Kamil mencari lahan kosong untuk pembangunan masjid. "Makanya saya disuruh nyari tanah, tapi saya bilang Pak Gubernur, tanah di Margonda sekarang sudah di atas Rp30 juta per meter, enggak bisa beli pakai APBD,” kata Idris.

Kemudian, Idris diminta Ridwan Kamil untuk mencari aset milik pemerintah di Jalan Margonda untuk dialih fungsikan menjadi masjid. "Ini arahan beliau, kami cari dapatlah di situ," tandasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement