Pada abad ke-10 dan ke-11, wilayah Maghrib terbagi menjadi dua zona pengaruh politik dan ideologi agama antara Umayyah di Cordoba dan Fathimiyyah di Mesir. Pada pertengahan abad ke-11, muncul kekuasaan Berber Sunni pertama yang bernama Dinasti Al-Murabithun. Dinasti Al-Murabithun sendiri berasal dari suku Lamtuna, yakni suku Berber nomaden.
Dinasti ini memiliki peran penting dalam melanjutkan estafet kekuasaan Dinasti Umayyah II di Andalusia. Saat Andalusia jatuh akibat serangan yang dilakukan oleh pasukan Kristen, Dinasti Al-Murabithun mencoba menyatukan kekuatan Islam di Andalusia pasca runtuhnya Dinasti Umayyah II pada 1031 M.
Dinasti yang berasal dari bangsa Berber ini pun mempunyai jasa besar dalam menggagalkan upaya Reconquista (penaklukan kembali Andalusia) yang dilakukan oleh kaum Nasrani, meskipun hal tersebut hanya sementara. Di masa dinasti ini pun kejayaan peradaban Islam di Eropa tak luput dari bangsa Berber.
(Rani Hardjanti)