Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ikhlas Disebut Kecerdasannya di Bawah Rata-Rata, Kuat Ma'ruf Malah Sakit Disebut Pembohong

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Rabu, 21 Desember 2022 |14:52 WIB
Ikhlas Disebut Kecerdasannya di Bawah Rata-Rata, Kuat Ma'ruf Malah Sakit Disebut Pembohong
Kuat Maruf/Foto: Antara
A
A
A

JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Kuat Ma'ruf mengaku ikhlas bila disebut memiliki kecerdasan dibawah rata-rata. Namun, dia mengaku sakit lantaran akhir-akhir ini dia disebut sebagai pembohong. Hal itu disampaikan Kuat saat memberikan tanggapannya atas keterangan saksi ahli di persidangan pada Rabu (21/12/2022) ini.

"Saya mau bertanya pada Psikolog. Maaf ibu kalau ibu menyimpulkan saya dibawah rata-rata saya ikhlas, Bu," ujar Kuat di persidangan disambut gelak tawa pengacaranya sendiri dan pengunjung sidang, Rabu (21/12/2022).

 BACA JUGA:Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Kompak Bantah Pendapat Dua Ahli Pidana

"Yang saya tanyakan saya ini tipe orang pembohong, apa yang tidak jujur, apa gimana ibu. Soalnya saya akhir-akhir ini sering disebut pembohong dan tidak jujur dan saya sakit dengan bahasa itu," tutur Kuat lagi.

Menurut Kuat, dia merasakan sakit kala disebut dirinya pembohong dan tak jujur akhir-akhir ini sehingga dia pun menanyakannya secara psikologis pada Apsifor. Namun, Reni malah menyebutkan, kebohongan itu memang pernah terjadi dan pihaknya juga hanya mengukur kredibilitasnya saja saat Kuat memberikan keterangan.

Di samping itu, papar Reni, Kuat kala itu hanya berada dalam situasi dan tempat yang keliru. Selain disambut dengan tawa pengunjung sidang, Reni juga sempat turut tertawa saat mendengar pertanyaan Kuat tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan kami. Semua kebohongan memang pernah terjadi, kebohongan dan itu sudah diakui, kemudian direvisi dan kemudian kami mengukur kredibilitas keterangan bapak, demikian seperti yang kami telah sampaikan," jelas Reni.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement