Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prokes Dilonggarkan, Masuk Tempat Wisata Tak Lagi Harus Scan Peduli Lindungi

Arif Budianto , Jurnalis-Minggu, 25 Desember 2022 |18:40 WIB
Prokes Dilonggarkan, Masuk Tempat Wisata Tak Lagi Harus Scan Peduli Lindungi
Kebun binatang Bandung. (Foto: Okezone)
A
A
A

BANDUNG - Pengelola tempat wisata mulai memperlonggar ketentuan protokol kesehatan seperti scan aplikasi Peduli Lindungi. Langkah pelonggara ini diharapkan dapat mendongkrak angka kunjungan wisatawan hingga 100 persen.

"Scan aplikasi Peduli Lindungi tetap kami pasang, tetapi sekarang sudah agak di perlonggar. Kami tetap imbau pengunjung scan, tapi ada yang melakukan dan tidak," kata Marketing Communications Kebun Binatang Bandung Sulhan Syafi'i atau Aan, Minggu (25/12/2022).

BACA JUGA: Cuaca Ekstrem dan Potensi Gempa Bayangi Nataru, Pengelola Tempat Wisata Diimbau Mitigasi Bencana 

Menurutnya, langkah pelonggaran aturan masuk bagi pengunjung ini diambil sesuai intruksi pemerintah, yang memperlonggar okupansi hingga 100 persen.

Begitupun soal penggunaan masker, saat ini sifatnya tidak wajib. Namun, pengelola Kebun Binatang tetap menerima imbauan kepada pengunjung untuk menerapkan 5M, yaitu mencuci tangan, mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan.

BACA JUGA: Apa Benar WNA Bisa Dapat Status Vaksin di PeduliLindungi?

Longgarnya penggunaan aplikasi peduli lindungi juga terjadi pusat perbelanjaan di Kota Bandung. Beberapa mal tampak menyiagakan petugas dipintu masuk, namun kurang memperketat scan Peduli Lindungi.

Sementara itu, Ketua Satgas Harian Covid-19 Kota Bandung, Asep Saeful Gufron memaparkan pada libur Nataru 2022-2023, diprediksi ada 1,18 juta orang yang akan berkunjung ke Kota Bandung dengan estimasi 83.367 kendaraan.

Melihat hal tersebut, pihaknya akan melakukan optimalisasi peran Satgas Kecamatan dan Kelurahan dalam pengawasan berbagai aktivitas warga masyarakat di setiap Kecamatan terutama di tempat wisata dan tempat lainnya yang berpotensi terjadi kerumunan (Gasibu, Alun-alun, Jalan Asia Afrika, Jalan Dago, Tegallega, dan tempat wisata lainnya).

"Juga menyiapkan posko terpadu layanan kesehatan di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan pada masa Nataru, " katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement