KIEV - Kharkiv, kota di Ukraina timur, memiliki "pemakaman" yang unik, yang mengingatkan orang akan beberapa kerusakan terburuk yang terjadi sejak invasi Rusia. Pemakaman itu berupa puing-puing roket yang digunakan untuk menyerang kota tersebut dan penduduknya.
Di kuburan itu terdapat lebih dari 1.000 rudal, atau bagian-bagian rudal. Otoritas lokal berharap mereka bisa membantu memberikan informasi untuk setiap kasus otoritas terhadap otoritas dan tentara Rusia. Dan mungkin, suatu hari kelak, rudal-rudal itu akan menjadi bagian dari museum kekejaman Rusia di negara itu.
Silinder-silinder kebiruan itu dijejerkan dalam barisan sesuai ukurannya, membuat pemandangan yang mengesankan jika dilihat dari udara.
Dmytro Chubenko, juru bicara Kantor Kejaksaan wilayah Kharkiv, mengatakan bahwa roket-roket itu telah dikumpulkan sejak serangan pertama. Setelah beberapa waktu, para pejabat memutuskan untuk menyusun roket bangkai-bangkai itu berdasarkan jenisnya.
"Ini adalah potongan bukti yang akan digunakan oleh pengadilan pidana internasional," katanya saat berkunjung ke tempat itu, sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia. Dia mengatakan bahwa beberapa spesialis telah datang ke kota itu untuk mempelajari materi tersebut.
Rudal-rudal itu, ia menambahkan, digunakan untuk menyerang beberapa daerah dengan serius. Dia mengatakan bahwa pihak diperkirakan setidaknya 1.700 orang tewas akibat penembakan, termasuk 44 anak-anak, di Kharkiv dan sekitarnya.
(Rahman Asmardika)