"Perlu ditingkatkan pemeriksaan genome sequencing utamanya yang dirawat di RS dan meninggal untuk melihat pola dominansi varian dan kapan kemungkinan prediksi puncak kasus dan akan berakhir puncak kasus. Tapi semoga tidak ada lonjakan kasus kali ini. Tanda terkendali: ada lonjakan kasus tetapi tidak disertai kenaikan perawatan RS dan kematian. Kita pantau terus 1 bulan ke depan. Untuk menentukan jenis varian apa spesifiknya menggunakan pemeriksaan whole genome sequencing (wgs) di Jakarta di lakukan di BKPK kemenkes ri, BPOM, dan IMERI FKUI," tuturnya.
Lebih lanjut, Ngabila meminta masyarakat tidak perlu panik. Ia mengimbau masyarakat agar segera vaksinasi booster, disiplin bermasker hingga segera PCR bila mengalami gejala Covid-19.
"Apa pun variannya tidak perlu panik, semua akan terkendali. Cegah sakit dengan disiplin bermasker dimana pun. Cegah kematian dengan vaksinasi booster dan segera pcr ke puskesmas gratis untuk yang bergejala covid utamanya usia 40 tahun ke atas atau komorbid berat," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.