Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pidato Tahun Baru, Zelensky Sampaikan Pesan untuk Rakyat Rusia

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 01 Januari 2023 |15:14 WIB
Pidato Tahun Baru, Zelensky Sampaikan Pesan untuk Rakyat Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)
A
A
A

KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan pesan Tahun Baru kepada warga Rusia, mengatakan kepada mereka bahwa pemimpin mereka sedang menghancurkan negara mereka.

Berbicara setelah Vladimir Putin menyampaikan pidato Tahun Baru dengan diapit oleh orang-orang berseragam militer, Zelensky mengatakan bahwa presiden Rusia itu bersembunyi di belakang pasukannya, bukan memimpin mereka.

Zelensky juga mengatakan bahwa Ukraina tak akan memaafkan Rusia setelah serangan mematikan di seluruh Ukraina pada Sabtu, (31/12/2022). Setidaknya satu orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan itu.

Ada serangan rudal lebih lanjut di Kiev hanya beberapa jam memasuki tahun baru pada Minggu, (1/1/2023) kata para pejabat. Tidak ada laporan segera tentang korban.

Kepala angkatan bersenjata Ukraina, Valerii Zaluzhny, mengatakan pertahanan udara telah menembak jatuh 12 dari 20 rudal jelajah Rusia pada Sabtu.

Serangan itu terjadi dua hari setelah salah satu serangan udara terbesar sejak awal perang. Lusinan serangan dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan pemadaman listrik berulang kali.

Moskow telah berulang kali membantah menargetkan warga sipil, tetapi Putin baru-baru ini mengaku menyerang fasilitas energi kritis.

Dalam sebuah pidato di saluran Telegramnya, Zelensky mengatakan mereka yang melakukan serangan pada Sabtu tidak manusiawi.

Beralih dari bahasa Ukraina ke bahasa Rusia, dia kemudian menyerang Putin.

"Pemimpin Anda ingin menunjukkan kepada Anda bahwa dia memimpin dari depan, dan militernya ada di belakangnya," kata Zelensky sebagaimana dilansir BBC.

“Tapi sebenarnya dia bersembunyi. Dia bersembunyi di balik militernya, misilnya, tembok tempat tinggal dan istananya.

"Dia bersembunyi di belakangmu, dan dia membakar negaramu dan masa depanmu. Tidak ada yang akan memaafkanmu karena teror. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang akan memaafkanmu untuk itu. Ukraina tidak akan memaafkanmu."

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement