JAKARTA – Pergantian tahun biasanya menjadi acara yang dirayakan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia. Perayaan ini biasanya dilakukan bersama teman, keluarga, atau dengan menghadiri pesta-pesta meriah yang biasanya digelar pada malam Tahun Baru.
Namun, di beberapa negara, pesta perayaan Tahun Baru ternyata merupakan sesuatu yang dilarang untuk dilakukan. Meski ada beberapa faktor, alasan utama pelarang ini sebagian besar karena aturan agama.
Berikut beberapa negara yang melarang pesta perayaan Tahun Baru karena dianggap bertentangan dengan ajaran agama, sebagaimana dilansir dari Metro.
1. Arab Saudi
Arab Saudi adalah kerajaan Islam konservatif yang menerapkan aturan ketat berdasarkan ajaran syariah. Oleh karena itu, pesta perayaan Tahun Baru yang dianggap bertentangan dengan ajaran Islam dilarang oleh pihak berwenang.
Kebijakan ini mulai berubah dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman menjadi penguasa de facto Kerajaan, menggantikan ayahnya Raja Salman bin Abdulaziz, pada 2018.
Aturan perayaan tradisi pagan seperti Haloween baru-baru ini mulai dilonggarkan dan warga Arab Saudi juga sudah bebas merayakan Natal.
2. Somalia
Somalia adalah negara di Tanduk Afrika dengan penduduk mayoritas Muslim yang kini tengah dilanda konflik antar etnis dan pemberontakan dari kelompok Islamis.
Seperti juga Arab Saudi, pesta perayaan Tahun Baru dilarang di Somalia karena dianggap bertentangan dengan Islam, yang merupakan agama nasional dan mayoritas.
Selain karena ajaran agama, alasan keamanan juga menjadi salah satu faktor pelarangan pesta perayaan Tahun Baru di Somalia. Pasalnya, pemerintah Somalia khawatir pesta semacam itu akan memprovokasi serangan dari kelompok militan Al Shabaab yang ingin membangun Negara Islam di Somalia.
3. Tajikistan
Tajikistan adalah salah satu dari beberapa negara yang melarang penduduknya untuk merayakan pesta Tahun Baru. Baik itu dengan pesta kembang api, bertukar hadiah untuk merayakan malam Tahun Baru, sampai pesta makan bersama dengan keluarga. Tak cuma pesta Tahun Baru, penduduk Tajikistan juga tidak diperkenankan untuk merayakan Natal, bahkan untuk warga Non Muslim.
4. Brunei Darussalam
Negara tetangga Indonesia, Brunei Darussalam juga menerapkan aturan Islam yang ketat dan melarang pesta perayaan tahun Baru, yang dianggap dapat merusak akidah. Bahkan, Sultan Brunei juga melarang penduduknya untuk merayakan Natal.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.