Share

Terekam Kamera! Oknum Polisi Diduga Aniaya Remaja hingga Diseret di Pinggir Jalan

Nasruddin, iNews · Rabu 04 Januari 2023 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 04 609 2740138 terekam-kamera-oknum-polisi-diduga-aniaya-remaja-hingga-diseret-di-pinggir-jalan-YHTNei37Rm.jpg Polisi diduga aniaya remaja di Luwu Timur, Sulsel (Foto: Tangkapan layar/Nasruddin)

MAKASSAR - Oknum anggota polisi di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan terekam kamera menyeret anak di bawah umur. 

Meski sudah viral, hingga kini belum ada keterangan resmi dari Propam Polres Luwu Timur. Kabarnya kedua belah pihak dinyatakan sudah berdamai.

Remaja yang terekam kamera dianiaya itu bernama Delon (15). Dalam video terlihat dianiaya oknum anggota polisi berseragam lengkap.

BACA JUGA:Viral Video Penganiayaan dan Penusukan di Bogor, Polisi Selidiki 

Oknum polisi terlihat menyeret korban di aspal hingga menepi di pinggir jalan. Akibatnya korban alami luka bocor di bagian kepala. Aksi penganiayaan terekam kamera handphone (HP) milik warga hingga viral.

Untungnya, nyawa korban bisa diselamatkan setelah sejumlah warga memberi bantuan dengan mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan medis.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama rekannya sedang menyaksikan malam pergantian tahun di pinggiran sebuah ruko milik warga.

 BACA JUGA:Kamaruddin Simanjuntak Cabut Laporan Penculikan dan Penganiayaan

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Tiba-tiba muncul anggota polisi menggunakan sepeda motor lalu membentak korban. Lalu, korban yang takut memilih kabur, namun berhasil tertangkap lalu diseret oknum polisi tersebut.

"Ada dua orang polisi...Pas mau lari terjatuh di aspal," ujar Delon.

Polisi belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. Namun, secara tertulis Kapolsek Mangkutana AKP Nyoman Sutarja mengatakan, jika luka yang dialami korban bukan bekas benturan melainkan luka saat terjatuh dari motor yang digunakan.

Kapolres Luwu Timur juga belum memberikan keterangan dan pihaknya meminta agar mengonfirmasi kasus tersebut ke Kasi Humas Polres Luwu Timur.

Sementara Kasi Humas mengaku belum bisa memberikan keterangan dengan alasan belum ada petunjuk dan perintah dari pimpinan.

Hingga kini, kedua belah pihak sudah menyatakan berdamai di Mapolres Luwu Timur. Keduanya memilih menyelesaikan kasus itu melalui jalur kekeluargaan tanpa proses hukum.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini