Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Alasan Pemakaman Paus Benediktus XVI Menjadi Unik dalam Sejarah Katolik

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 06 Januari 2023 |14:04 WIB
3 Alasan Pemakaman Paus Benediktus XVI Menjadi Unik dalam Sejarah Katolik
Paus Fransiskus menghadiri pemakaman Paus Benediktus XVI di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, 5 Januari 2023. (Foto: Reuters)
A
A
A

VATIKAN – Upacara pemakaman Paus Benediktus XVI akan menjadi acara yang berbeda, dimana untuk pertama kalinya seorang paus akan memimpin upacara pemakaman paus lainnya.

Upacara itu diselenggarakan pada Kamis (5/1/2023) di Basilika Santo Petrus di Roma, salah satu tempat paling suci dan tempat ziarah penting bagi umat Katolik. Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik saat ini, akan memimpin ritus pemakaman untuk Paus Emeritus Benediktus XVI, yang meninggal dunia pada Malam Tahun Baru di usia 95 tahun.

Lahir di Jerman dengan nama Joseph Ratzinger, ia dipilih menjadi paus pada Mei 2005 setelah kematian Yohanes Paulus II. Namun, pada Februari 2013 Benediktus XVI mengundurkan diri dari jabatan tertinggi Vatikan - langkah tidak biasa yang belum pernah terjadi di Gereja sejak abad ke-15.

Tidak ada paus yang pernah mengundurkan diri sejak Gregorius XII pada 1415, dan Benediktus menjadi orang pertama yang melakukannya dengan sukarela sejak Selestinus V pada 1294.

Dan keputusan Ratzinger - karena kesehatan yang buruk dan diperparah oleh beban jabatan paus - juga menjadi alasan mengapa persemayaman dan pemakamannya berbeda dari yang lain.

"Ini akan menjadi pemakaman yang khusyuk namun sederhana, seperti yang diminta Benediktus XVI dalam wasiatnya," kata juru bicara Vatikan, Matteo Bruni sebagaimana dilansir dari BBC Indonesia.

Inilah tiga alasan mengapa pemakaman sang Paus Emeritus adalah pemakaman yang unik.

1. Dipimpin oleh seorang paus

Pemakaman seorang paus biasanya dipimpin oleh sosok yang disebut Camerlengo (bahasa Italia untuk "pelayan"), kantor rumah tangga paus. Camerlengo bertanggung jawab untuk memimpin Gereja Katolik saat tidak ada paus yang menjabat.

Tapi kali ini, setelah Benediktus XVI mengundurkan diri hampir 10 tahun sebelum ia wafat, ada yang mengisi jabatan itu: penerusnya, Fransiskus I.

Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, Fransiskus akan memimpin pemakaman sesama paus.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement